PGRI Peduli: Salurkan 178 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Wonogiri
Pracimantoro, Wonogiri KMR— Musim kemarau panjang tahun ini kembali memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Wonogiri. Minimnya curah hujan dalam dua bulan terakhir menyebabkan sumber air dan sumur warga di tujuh kecamatan yakni Nguntoronadi, Tirtomoyo, Giriwoyo, Giritontro, Paranggupito, Pracimantoro, dan Eromoko mengering. Warga pun harus berjuang ekstra demi memenuhi kebutuhan harian mereka.
Menjawab kondisi tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah bersama PGRI Kabupaten Wonogiri bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih. Penyerahan bantuan dipusatkan secara simbolis di Dusun Wonosobo, Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro pada Sabtu (19/9/2026).
Sejak pukul 13.00 WIB, suasana di kediaman Bapak Narto, pengurus PGRI Cabang Pracimantoro, sudah dipadati warga setempat. Dengan membawa jerigen, ember, dan wadah air lainnya, warga menyambut antusias kedatangan armada truk tangki air bersih yang diterjunkan oleh PGRI.
Acara penyerahan simbolis dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Ibu Dr. Hj. Sri Suciati, M.Hum., kepada Camat Pracimantoro, Ibu Agustina Wulandari, S.Ak., yang hadir mewakili masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ibu Sri Suciati mengungkapkan rasa empati dan harapannya agar uluran tangan ini dapat meringankan beban warga. "Semoga bantuan air bersih yang disalurkan ini membawa manfaat besar dan membantu memenuhi kebutuhan harian warga di tengah kondisi kekeringan saat ini," tutur Ibu Suci.
Ungkapan terima kasih yang mendalam disampaikan oleh Camat Pracimantoro, Ibu Agustina Wulandari, S.Ak. Pihaknya mengapresiasi tinggi kepedulian yang ditunjukkan oleh para pendidik yang tergabung dalam wadah PGRI. "Atas nama warga dan pemerintah kecamatan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian Bapak dan Ibu Guru PGRI. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami," ujar Ibu Camat.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Wonogiri, Bapak Drs. Mulyatno, M.Pd., menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 178 tangki air bersih. Bantuan tersebut didistribusikan ke tujuh cabang kecamatan terdampak melalui koordinasi dengan pengurus PGRI Cabang setempat agar tepat sasaran.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan kembali komitmen pengabdian para pendidik—tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa di ruang kelas, tetapi juga hadir dan tanggap terhadap krisis sosial kemasyarakatan. PGRI Peduli, PGRI Berpartisipasi.(Cahyospirit)






.jpg)










