BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

FAKB Gelar Aksi Penolakan Pelantikan PC GP Ansor Klaten,Tuntut Investigasi Konfercab IX

Forum Ansor Klaten Bersatu (FAKB) menggelar aksi perlawanan dan penolakan tegas atas agenda Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Klaten Masa Khidmat 2025–2029

KLATEN KMR– Ratusan kader yang tergabung dalam Forum Ansor Klaten Bersatu (FAKB) menggelar aksi perlawanan dan penolakan tegas atas agenda Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Klaten Masa Khidmat 2025–2029 yang berlangsung di Pendopo Pemkab Klaten, Minggu (20/9/2026).

Aksi damai namun sarat ketegasan ini dipicu oleh sikap acuh pimpinan atas rentetan pelanggaran Peraturan Organisasi (PO) serta Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pada Konferensi Cabang (Konfercab) IX GP Ansor Klaten yang digelar di Tulung pada 1 Juni 2025. Dengan mengenakan seragam kebanggaan Banser dan GP Ansor, massa membentangkan spanduk penolakan serta menggelar orasi ilmiah dan organisasi. 

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari personel Polresta Klaten yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha. 

Jalannya aksi diawali dengan Orasi Organisasi yang dipimpin langsung oleh perwakilan pimpinan FAKB, H. Muhammad Abdul Haris. 

Dalam orasinya, H. Haris menegaskan bahwa FAKB bergerak bukan atas dasar kebencian personal, melainkan demi menyelamatkan marwah organisasi dari praktik kesewenang-wenangan. 

Guna mempertegas batas perjuangan, FAKB menginstruksikan seluruh peserta demo untuk melakukan Aksi Salaman kepada seluruh kader dan saudara dari kubu pengurus versi Konfercab Tulung.

Aksi simbolik ini menjadi penanda kuat bahwa secara Hablumminannas, seluruh kader NU adalah saudara. Namun secara struktural dan organisasi, penolakan atas produk hukum yang cacat aturan adalah harga mati.

Sebagai puncak simbolik penolakan terhadap pemanfaatan organisasi demi kepentingan pribadi, massa FAKB melakukan pencopotan bendera-bendera organisasi yang terpasang di sekitar area Pendopo Pemkab Klaten.

Di sela-sela aksi, H. Muhammad Abdul Haris menegaskan bahwa FAKB mengantongi bukti-bukti otentik terkait manipulasi dan kecurangan proses Konfercab IX setahun lalu. 

"Kami di sini menyuarakan kebenaran. Sejak setahun yang lalu, proses Konfercab untuk pemilihan ketua dari sebelum Konfercab berlangsung sudah tercederai oleh langkah-langkah yang melanggar AD/ART atau peraturan organisasi," tegas H. Haris di hadapan awak media.

(Berita ini bisa dilihat di Mediarakyat TV YouTube channel)

Ia menyayangkan lambatnya respons pengurus pusat padahal bukti telah diserahkan. "Ketika mediasi dengan Pengurus Pusat dan LBH Ansor Pusat, mereka sudah menyatakan Konfercab Ansor Klaten yang digelar di Tulung melanggar AD/ART. Kemudian dijanjikan akan menurunkan tim untuk menginvestigasi. Namun kurang lebih satu tahun ini belum ada tindak lanjut, sehingga kami melakukan aksi perlawanan pada hari ini," lanjutnya.

Aksi perlawanan FAKB berlanjut pada sesi mediasi dan audiensi tertutup bersama perwakilan pimpinan tingkat atas, yaitu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PP GP Ansor H. Ibnu Ngakil serta perwakilan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah H. Husen Ahmadi.

Dari audiensi tersebut, dicapai kesepakatan resmi bahwa seluruh tuntutan dan bukti-bukti pelanggaran yang diajukan oleh Forum Ansor Klaten Bersatu (FAKB) diterima serta dijamin akan dikawal 100% sampai tuntas oleh Pengurus Pusat (PP) dan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor.

FAKB menegaskan akan terus mengawal komitmen ini dan tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran sampai keadilan hukum organisasi benar-benar ditegakkan.(Aulia/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar