BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Pertama di Indonesia, Forum Komunikasi Antar Ormas DIbentuk di Solo

Pertemuan bertajuk Formasa Fest Pertama (FF#1) pada sesi seremonial pembukaan dihadiri oleh 460 orang dari 67 ormas se-Surakarta.

Solo KMR– Pertemuan untuk membentuk forum komunikasi antar ormas dilaksanakan di Surakarta pada Sabtu (24/10). Pertemuan bertajuk Formasa Fest Pertama (FF#1) pada sesi seremonial pembukaan dihadiri oleh 460 orang dari 67 ormas se-Surakarta.

 Forum Organisasi Kemasyarakatan (Formasa) bertujuan mempererat tali silaturahmi dan sinergi, memperkuat persatuan serta mendorong kolaborasi antar ormas.

 Bertempat di Auditorium Pegadaian Gading, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh beberapa elemen seperti Forkompinda, Kepala Dinas, Kesbangpol, Camat dan Lurah seluruh Kota Surakarta, serta turut dihadiri oleh Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., MBA. 

Dalam sambutannya, Astrid mengungkapkan turut berbahagia dan mendukung atas dibentuknya suatu forum yang menjadi penyambung aspirasi bagi pengurus dan anggota ormas. “Tidak mudah untuk menjadi jembatan antar ormas, jadi saya salut dan mendukung penuh atas terbentuknya Formasa ini”, ujar Astrid. 

Turut hadir pula pada seremonial pembukaan Formasa Fest, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan atau BP Taskin yaitu Budiman Sudjatmiko, M.Sc., M.Phil.

Sambil memberikan dukungan serta ungkapan Syukur atas dibentuknya Formasa, kepala badan yang dibentuk di era pemerintahan Presiden Prabowo ini juga sekaligus memperkenalkan keberadaan BP Taskin, suatu badan yang dibentuk untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan yang dapat berkoodinasi lintas sectoral Kementerian ini juga Menyusun rencana percepatan pengentasan kemiskinan yang memiliki titik focus pada masyarakat yang kurang akses, kurang asset, kurang cash. *“Motto kami adalah berdata, berdana dan berdaya”,* ucap Budiman. 

Berawal dari prakarsa Adi Rindriawan, SE (PSR), Yoyok Hartoyo (AWPI), Muhajir (KOPI) dan Totok (SISKOM PN), terbentuklah Forum Organisasi Kemasyarakatan (Formasa). Dengan bantuan dari Badan Kesbangpol Surakarta, forum mengawali dengan audiensi dan dialog antara pengurus Bersama dengan Kepala Kesbangpol Surakarta, Drs. Agus Santosa, M.M. Sehingga terbentuklah Formasa.

Ketua Formasa Adi Rindriawan, SE dalam sambutannya juga menyampaikan, bahwa Formasa sebagai Wadah bagi Organisasi yang ada kota Surakarta, tidak sekedar dibentuk sebagai seremoni saja, namun ada Program-Program Kerja yang jelas. Formasa akan menitik beratkan dan berfokus, concern menjalankan di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Budaya dan Sosial Kemasyarakatan.

Formasa Fest pertama dilaksanakan selama dua hari yaitu 24-25 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan di hari pertama yaitu seremonial pembukaan yang turut pula menghadirkan line dance oleh Perkumpulan Organisasi Wanita (POW) pimpinan BRAy Retno Hapsari SH, tari gambyong dari SMKN 8 Surakarta, fashion show YM Manajemen dan penampilan beladiri dari IKS PI Kera Sakti pimpinan Susi Puji Rahayu. Selain itu ada pula pelayanan donor darah oleh PMI Surakarta.

 Seremonial pembukaan dilanjutkan dengan perform Mickey Mouse Band dan perform Green Band. Pada hari kedua, kemeriahan Formasa Fest dimulai dengan Senam Massal yang menggandeng grup senam APS pimpinan Kristi Widi Astuti.  

Pelayanan totok darah dari Asta pimpinan Von Yudhawan juga diminati oleh banyak peserta senam dan masyarakat luas. Sesi selanjutnya yaitu Lomba Mewarnai Anak, Lomba Fashion Show dan ditutup dengan penampilan grup band Berlyn and Friends dan pesta kembang api. Pengunjung yang hadir pada Formasa Fest diperkirakan mencapai 800 orang per hari.(Penulis :Lena Lailasari Girsang/ Cahyospirit)
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar