Lomba MAPSI ke-27 Tingkat Kecamatan Girimarto Diikuti 483 Siswa dari 32 SD
Girimarto , Wonogiri KMR— Sebanyak 483 siswa dan siswi dari 32 sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, mengikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan Girimarto tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di SMAN 1 Girimarto, Wonogiri, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Pelaksanaan MAPSI tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-27. Ajang tersebut menjadi salah satu wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menyalurkan bakat dan minat di bidang pendidikan agama Islam serta seni Islami.
Dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa, suasana pelaksanaan lomba tampak semarak. Para peserta datang dengan membawa semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah sebelumnya melakukan berbagai persiapan di sekolah masing-masing.
Ketua pelaksana MAPSI tingkat Kecamatan Girimarto, Haryadi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, khususnya dalam bidang keagamaan dan seni Islami.
Menurutnya, MAPSI tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperoleh prestasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan bagi siswa agar memiliki pengalaman berkompetisi, percaya diri, disiplin, serta mampu menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari di sekolah.
Tahun ini terdapat 13 cabang lomba yang dipertandingkan. Masing-masing peserta berkesempatan menunjukkan kemampuan sesuai dengan bidang yang diikuti. Keberagaman cabang lomba tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa untuk mengembangkan potensi mereka, baik dalam aspek pengetahuan keagamaan maupun keterampilan seni Islami.
Pelaksanaan lomba juga menjadi momentum bagi para guru dan pendamping untuk memberikan dukungan kepada anak didiknya. Persiapan yang dilakukan sebelum perlombaan diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi pada saat kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi perkembangan siswa.
Sementara itu, Korwilcam Bidikcam Kecamatan Girimarto, Sunaryo, S.Pd., M.Si., menilai kegiatan MAPSI memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti MAPSI dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan character building, terutama dalam membangun karakter religius pada diri siswa. Nilai-nilai yang ditanamkan melalui pendidikan agama dan berbagai kegiatan seni Islami diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Sunaryo, pendidikan bagi anak tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pengembangan kemampuan non-akademik juga menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang memiliki kepercayaan diri, kreativitas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan untuk bekerja keras dalam mencapai tujuan.
“Melalui kegiatan MAPSI, anak-anak diharapkan dapat meningkatkan character building, khususnya karakter religius. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kemampuan non-akademik dan pengembangan potensi yang dimiliki masing-masing siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman mengikuti perlombaan dapat memberikan pembelajaran tersendiri bagi para siswa. Mereka belajar mempersiapkan diri, mengikuti aturan, menghargai peserta lain, menerima hasil perlombaan, serta tetap memiliki semangat untuk berkembang.
MAPSI juga dinilai dapat mempererat hubungan antarsekolah di wilayah Kecamatan Girimarto. Pertemuan para siswa, guru, dan pendamping dalam satu kegiatan menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi serta kebersamaan dalam mendukung perkembangan pendidikan di wilayah tersebut.
Dari pelaksanaan lomba tingkat kecamatan ini, nantinya akan dipilih para juara dari masing-masing cabang yang berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat yang lebih tinggi. Para juara tingkat Kecamatan Girimarto akan dipersiapkan untuk mengikuti Lomba MAPSI tingkat Kabupaten Wonogiri.
(Mediarakyat TV YouTube channel)Kesempatan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para pemenang untuk membawa nama Kecamatan Girimarto pada ajang tingkat kabupaten. Karena itu, hasil lomba tingkat kecamatan diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, kegiatan tersebut tetap menjadi pengalaman berharga. Keikutsertaan dalam kompetisi memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengukur kemampuan, mengenali kelebihan dan kekurangan, serta menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kegiatan serupa pada masa mendatang.
Penyelenggaraan MAPSI ke-27 tingkat Kecamatan Girimarto tahun 2026 diharapkan dapat terus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam dan seni Islami. Dengan melibatkan 32 SD dan 483 peserta, kegiatan tersebut menunjukkan besarnya antusiasme sekolah dan siswa dalam mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, diharapkan lahir siswa-siswi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter religius, percaya diri, disiplin, kreatif, dan mampu menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka dalam melanjutkan pendidikan dan menghadapi tantangan di masa depan.
MAPSI ke-27 tingkat Kecamatan Girimarto pun menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara sekolah, guru, peserta didik, dan pihak terkait dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.(Cahyospirit)

















.jpg)