Istri Anggota DPRD Wonogiri Peringati Hari Batik Nasional Dengan Pelatihan Membatik
Wonogiri KMR— Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional Tahun 2026, Paguyuban Ibu dan Istri Anggota DPRD (PIIAD) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan pelatihan membatik. Kegiatan ini mengusung tema “PIIAD Membatik: Melestarikan Budaya, Menguatkan Peran Ibu.”
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di SPNF SKB Wonogiri. Peserta kegiatan terdiri atas para ibu anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, istri anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, serta istri Sekretaris DPRD Kabupaten Wonogiri.
Pelatihan membatik menjadi salah satu bentuk kepedulian PIIAD Kabupaten Wonogiri dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia, khususnya batik yang telah menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada proses dan teknik membatik, tetapi juga diajak untuk lebih mengenal, mencintai, dan turut menjaga keberlangsungan warisan budaya batik.
Tema “Melestarikan Budaya, Menguatkan Peran Ibu” menjadi pesan penting bahwa perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran strategis dalam mengenalkan dan meneruskan nilai-nilai budaya kepada keluarga dan generasi berikutnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap batik sekaligus menumbuhkan kreativitas peserta. Selain sebagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, pelatihan ini juga menjadi ruang kebersamaan dan silaturahmi bagi keluarga besar PIIAD Kabupaten Wonogiri.
Dengan adanya kegiatan membatik ini, PIIAD Kabupaten Wonogiri turut mengambil bagian dalam upaya melestarikan budaya batik, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat peran perempuan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dengan berdiri. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing sebagai bentuk permohonan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Kegiatan yang disampaikan kepada para peserta sebagai gambaran pelaksanaan kegiatan. Setelah itu, Kepala SPNF SKB Wonogiri, Drs. L. Djadmika, memberikan sambutan sekaligus menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PIAD, Ibu Sriyono, yang sekaligus membuka kegiatan pelatihan membatik secara resmi. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan doa yang dipimpin oleh Iwan Susilo.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilaksanakan pula penyerahan vandel. Ibu Sriyono menyerahkan vandel dan Bapak Djadmika menerima vandel sebagai simbol terlaksananya kegiatan serta bentuk penghargaan dan kebersamaan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Pelatihan Membatik sebagai Acara Inti
Memasuki acara inti, peserta mengikuti Pelatihan Membatik. Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Sri Susannah, S.Pd. dan Ibu Retno Saptaningsih, S.Pd. Para peserta mendapatkan pendampingan dalam proses membatik secara langsung sehingga diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis.
Pelatihan membatik tidak hanya diarahkan pada penguasaan keterampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya batik. Melalui kegiatan praktik secara langsung, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas serta memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan keterampilan membatik semakin berkembang dan dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan yang bernilai produktif.
Kegiatan ditutup oleh pembawa acara dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Panitia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan antusiasme seluruh peserta sehingga kegiatan pelatihan membatik dapat terlaksana dengan baik.( Cahyospirit )





.jpg)











