BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Geger ! Sekolah Dasar di Jatiroto Wonogiri Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Uang Tunai Raib

Total kerugian yang dialami pihak sekolah diperkirakan mencapai sekitar Rp37 juta.

Jatiroto , Wonogiri KMR– Aksi pencurian diduga terjadi di lingkungan SD IT yang berada di Lingkungan Sukorejo, RT 001/RW 005, Kelurahan Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Rabu (7/10/2026) dini hari.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang elektronik milik sekolah serta uang tunai dilaporkan hilang. Total kerugian yang dialami pihak sekolah diperkirakan mencapai sekitar Rp37 juta.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.00 WIB ketika salah seorang saksi, Diana Wulandari, datang ke sekolah tempatnya bekerja. Saat memasuki lingkungan sekolah, saksi mendapati kondisi salah satu ruangan yang tidak seperti biasanya.

Saksi kemudian melihat ruang guru dalam keadaan terbuka. Karena merasa curiga dan menduga telah terjadi tindak pidana pencurian, ia segera menghubungi saksi lainnya, Sutrisno, serta kepala sekolah yang juga bertindak sebagai pelapor, Untung Subiyanto.

Ketiganya kemudian bersama-sama melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ruangan di lingkungan sekolah. Dari pemeriksaan awal tersebut diketahui terdapat sejumlah barang inventaris sekolah yang tidak berada di tempat semula.


Barang yang dilaporkan hilang antara lain dua unit laptop merek Acer, tiga unit laptop merek MSI, dua unit laptop merek Advan, serta satu unit laptop merek Lenovo.

Laptop-laptop tersebut sebelumnya disimpan di beberapa ruangan sekolah, di antaranya ruang tata usaha, ruang guru, dan ruang kepala sekolah.

Selain perangkat elektronik, pelaku juga diduga mengambil uang tunai milik sekolah yang disimpan di dalam laci meja guru. Jumlah uang yang dilaporkan hilang mencapai sekitar Rp2 juta.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp37 juta, meliputi nilai sejumlah laptop, uang tunai, serta barang inventaris lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga pelaku masuk ke area sekolah dengan cara memanjat pembatas ruangan. Setelah itu, pelaku diduga mencongkel bagian jendela ruang guru untuk mendapatkan akses masuk ke dalam bangunan.

Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, yakni dua buah gembok serta dua buah dus laptop merek MSI dan Advan.

Meski demikian, hingga saat ini identitas orang yang diduga sebagai pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Jatiroto AKP Pudiyono, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan dugaan pencurian yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.

Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain melakukan olah TKP, polisi juga menerima serta membuat laporan terkait dugaan tindak pidana tersebut. Keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi turut dimintai untuk membantu proses penyelidikan.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi juga melakukan koordinasi dengan Unit Resmob Polres Wonogiri. Koordinasi dilakukan sebagai bagian dari upaya mengungkap identitas serta keberadaan orang yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Petugas masih mengumpulkan berbagai informasi dan petunjuk dari lokasi kejadian maupun keterangan para saksi. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara pasti bagaimana pelaku masuk ke lingkungan sekolah, bagaimana proses pencurian dilakukan, serta ke mana barang-barang yang hilang dibawa.

Sampai dengan laporan ini dibuat, pihak kepolisian belum menyampaikan identitas tersangka. Perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Kasus ini bermula ketika aktivitas sekolah belum dimulai pada pagi hari. Kondisi sekolah yang relatif sepi diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.

Dengan cara memanjat pembatas dan mencongkel jendela, pelaku diduga berhasil masuk ke salah satu bagian bangunan sekolah. Setelah berada di dalam, pelaku kemudian mengambil sejumlah laptop yang tersimpan di beberapa ruangan serta uang tunai yang berada di dalam laci.

Hilangnya sejumlah laptop tersebut baru diketahui ketika saksi datang ke sekolah pada pagi hari dan mendapati adanya kondisi yang mencurigakan.

Pihak sekolah kemudian melakukan pemeriksaan bersama kepala sekolah dan saksi lainnya. Setelah memastikan sejumlah barang inventaris dan uang tunai tidak berada di tempatnya, kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Barang elektronik yang hilang menjadi bagian terbesar dari kerugian yang dialami pihak sekolah. Selain perangkat laptop, uang tunai sebesar Rp2 juta juga dilaporkan raib.

Secara keseluruhan, nilai kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp37.000.000.

Polisi saat ini masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah maupun saksi-saksi yang mengetahui kondisi lokasi sebelum dan sesudah kejadian.

Pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan mengamankan barang-barang milik sekolah yang dilaporkan hilang.

Adapun dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut ditangani berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Polisi masih membutuhkan sejumlah informasi dan alat bukti untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian tersebut.

Dengan dilakukannya olah TKP, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta koordinasi dengan Unit Resmob Polres Wonogiri, polisi berharap kasus dugaan pencurian di lingkungan sekolah tersebut dapat segera terungkap.

Hingga kini, penyidik masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan pihak tertentu sebagai tersangka dalam perkara tersebut.(Benny/Pimred Cahyospirit)

PP











Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar