BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Semarak Hari Jadi ke-285, STAIMAS Wonogiri Ikuti Napak Tilas “Tiji Tibeh” Bersama Ratusan Peserta

Mengusung tema “Tiji Tibeh”, kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat.

WONOGIRI KMR— Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan Napak Tilas dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke-285 pada Jumat (8/5/2026). Mengusung tema “Tiji Tibeh”, kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat.

Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa dari empat Prodi yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam, Hukum Tata Negara, Ekonomi Syariah, dan Pendidikan Agama Islam memeriahkan agenda itu. Mereka hadir bersama Kaprodi Ekonomi Syariah, Indra Setiawan, S.E., M.M., Sekretaris Prodi HTN, Novan Permadi, M.H., dan Plt Sekprodi KPI, Muhammad Umar Khadafi, M.Sos.

Sejak pukul 06.00 WIB, para peserta telah memadati titik keberangkatan di kawasan Nglaroh, Selogiri. Mereka tampak antusias mempersiapkan diri sebelum perjalanan dimulai. Berbagai atribut unik, kostum tradisional, serta yel-yel penuh semangat turut memeriahkan suasana sejak pagi hari.

Kegiatan Napak Tilas ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri. Tradisi berjalan kaki dari Nglaroh menuju Alun-Alun Wonogiri tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan sekaligus wujud kecintaan masyarakat terhadap tanah air dan sejarah perjuangan daerah.

Bupati Wonogiri secara simbolis membuka acara itu pada  pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, pelepasan peserta dilakukan secara bergantian oleh Wakil Bupati dan Kapolres Wonogiri. Tercatat sekitar 150 kelompok ambil bagian dalam kegiatan tahunan tersebut.

Setiap kelompok tampil kreatif dengan mengenakan pakaian tradisional yang beragam. Selain itu, masing-masing rombongan juga menampilkan yel-yel terbaik mereka yang diperlombakan di setiap pos pemberhentian sepanjang rute perjalanan.

"Partisipasi STAIMAS Wonogiri dalam Napak Tilas menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai sejarah dan budaya daerah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta nasionalisme di kalangan mahasiswa,"imbuh Khadafi.

Novan menambahkan kegiatan napak tilas itu menjadi bukti bahwa slogan Tiji Tibeh bukan hanya sekedar slogan, namun juga sebagai nilai yang tumbuh di dalam masyarakat Wonogiri.(NDR /Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar