Edukasi Sejak Dini, 120 Siswa TK Aisyiyah I Baturetno Ikuti Field Trip Bersama Damkar
Baturetno, Wonogiri KMR— Suasana Lapangan Madya Mandala Baturetno tampak berbeda pada Selasa pagi. Ratusan anak usia dini dari TK Aisyiyah I Baturetno memadati area tersebut dalam rangka kegiatan field trip edukatif yang melibatkan petugas pemadam kebakaran (Damkar). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para peserta.
Sebanyak 120 siswa turut serta dalam kegiatan ini, didampingi oleh guru serta wali murid. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperkenalkan berbagai unsur penting dalam kehidupan, khususnya air, api, dan udara, kepada anak-anak sebelum mereka menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak.
Empat personel Damkar yang bertugas dalam kegiatan ini, yakni Riyan Pratama, Adi Warsito, Edhi Dwi Wibowo, dan Ardhika Pratama Pangestu, memberikan edukasi secara langsung kepada para siswa. Mereka memperkenalkan berbagai peralatan pemadam kebakaran, menjelaskan fungsi masing-masing alat, serta memberikan gambaran tentang profesi petugas penyelamat dalam situasi darurat.
Tidak hanya teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi interaktif. Anak-anak diberi kesempatan melihat secara langsung cara kerja penyemprotan air menggunakan selang pemadam. Bahkan, suasana semakin meriah ketika para siswa ikut merasakan sensasi “mandi air” dari semprotan Damkar yang disambut dengan tawa dan keceriaan.
Selain itu, edukasi mengenai bahaya kebakaran juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Petugas menjelaskan secara sederhana penyebab kebakaran dan langkah-langkah pencegahan yang bisa dipahami oleh anak-anak. Dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan, materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.
Kepala TK Aisyiyah I Baturetno, Fitri Yuniati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa. “Kami ingin anak-anak mengenal unsur alam seperti air, api, dan udara secara langsung, sekaligus memahami manfaat dan bahayanya. Ini penting sebagai bekal mereka ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum)Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa keberanian, kepedulian, serta pengetahuan dasar tentang keselamatan sejak usia dini.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, seluruh rangkaian acara dinyatakan selesai dengan lancar tanpa kendala berarti. Para siswa kembali ke sekolah dengan membawa pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai edukatif.
Laporan kegiatan ini disusun sebagai dokumentasi sekaligus bahan evaluasi untuk pelaksanaan program serupa di masa mendatang.(Riyan /Pimred Cahyospirit)











