STABN Raden Wijaya Gelar Kerja Bakti dan Tabur Bunga di TMP Kusuma Bangsa
Wonogiri KMR— Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri menggelar kegiatan kerja bakti dan tabur bunga di Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Wonogiri, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 120 mahasiswa ini dipimpin langsung oleh Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri, Dr. Sulaiman, Ph.D. Para peserta merupakan perwakilan dari enam program studi yang ada di kampus tersebut, dengan masing-masing program studi mengirimkan 15 mahasiswa. Adapun enam program studi tersebut terdiri atas tiga program studi keagamaan dan tiga program studi umum, yakni Ilmu Komunikasi, Pariwisata, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Guru Besar STABN, Prof. Dr. Hesti Sadtyadi, S.E., M.Si., beserta istri yang juga merupakan dosen di lingkungan kampus. Kehadiran Guru Besar memberikan motivasi tersendiri bagi para mahasiswa dalam mengikuti kegiatan yang sarat makna tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin oleh ketua STABN Raden Wijaya. Dalam suasana khidmat, para peserta mengikuti prosesi sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan area dalam dan luar kompleks taman makam pahlawan. Mahasiswa bersama dosen bahu-membahu membersihkan lingkungan, merapikan area makam, serta menjaga kebersihan fasilitas umum di sekitar lokasi.
Sebagai bentuk penghormatan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Prosesi tersebut berlangsung penuh khidmat, diiringi doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan.
Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri, Dr. Sulaiman, Ph.D., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai spiritual, nasionalisme, serta kepedulian sosial kepada mahasiswa. “Melalui momentum Waisak dan Hardiknas, kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum)Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama yang menyajikan kuliner tradisional khas Wonogiri, yakni krowotan. Suasana kebersamaan tampak hangat, mencerminkan nilai gotong royong dan kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan kampus.
Melalui kegiatan ini, STABN Raden Wijaya Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga berkarakter serta menghargai jasa para pahlawan bangsa.(Alit /Pimred Cahyospirit)














