BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno Membuka Kegiatan Napak Tilas Pangeran Samber Nyawa Di Peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno dan jajaran Forkompida Kabupaten Wonogiri membuka kegiatan Napak Tilas

Wonogiri KMR - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno dan jajaran Forkompida Kabupaten Wonogiri membuka kegiatan Napak Tilas Pangeran Samber Nyawa sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri, Jumat (8/5). Napak Tilas diikuti sebanyak 172 tim peserta, terdiri atas 22 tim pelajar dan 150 tim umum. 

Para peserta diajak menelusuri filosofi perjuangan Pangeran Samber Nyawa atau RM Said sebagai pedoman dalam berkarya dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.



 Mereka berjalan dari monumen Nglaroh yang berada di Kecamatan Selogiri menuju finish di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Dalam perjalananannya dengan jarak tempuh sekitar 9 km, mereka melewati area yang dulu kala RM Said berjuang.

 “Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan nilai dan semangat perjuangan yang diwariskan Raden Mas Said,” ujar Bupati

Kegiatan ini bukan seremoni belaka, melainkan digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan RM Said sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai luhur kepahlawanan kepada generasi muda dan masyarakat. 

Kegiatan menjadi refleksi semangat Tiji Tibeh, yakni Mukti Siji Mukti Kabeh, Mati Siji Mati Kabeh, yang mengandung makna kebersamaan dalam meraih keberhasilan maupun menghadapi tantangan bersama-sama.

(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum )

Selain itu, Napak Tilas juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali filosofi luhur dalam Tri Dharma Raden Mas Said, yaitu Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Melu Hangrungkebi, dan Mulat Sarira Hangrasa Wani sebagai nilai luhur warisan yang tetap relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini.

Bupati menambahkan, kegiatan tersebut selaras dengan tema Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri, yakni “Manunggal Sedya”. Melalui Napak Tilas, para peserta diharapkan dapat menempa fisik dan mental sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama. “Dengan kemanunggalan tekad, Insya Allah kesuksesan akan menyertai kita sekalian,” pungkasnya.(Alit/est /Pimpred Cahyospirit)












Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar