Buka Rakerprov IPSI Jateng, Ketua KONI dr. Sujarwanto Optimistis Tatap Target PON 2028
SEMARANG KMR – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, dr. Sujarwanto Dwi Atmoko, secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Tengah yang diselenggarakan di Hotel Grasia, Semarang, Sabtu (9/5).
Dalam sambutannya, dr. Sujarwanto menekankan bahwa Rakerprov ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pijakan strategis untuk memetakan masa depan pencak silat di Jawa Tengah.
"Rakerprov ini adalah kegiatan rutin sebagai sarana evaluasi atas apa yang telah kita capai dan saatnya kita memikirkan langkah-langkah besar ke depan. Saya yakin IPSI Jateng memiliki tekad yang kuat untuk terus mewujudkan prestasi yang membanggakan," ujar dr. Sujarwanto di hadapan seluruh pengurus kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Menjadikan Prestasi Sebagai Momentum
Beliau juga mengapresiasi torehan prestasi yang selama ini telah diraih oleh para atlet silat Jawa Tengah. Menurutnya, keberhasilan masa lalu tidak boleh membuat organisasi berpuas diri, melainkan harus menjadi bahan bakar untuk meraih standar yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.
"Prestasi IPSI Jateng selama ini harus kita jadikan momentum untuk semakin berprestasi lebih tinggi lagi. Kita punya modal sejarah dan kualitas atlet yang mumpuni," tambahnya.
Target Realistis PON 2028
Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, dr. Sujarwanto menegaskan bahwa target yang dicanangkan untuk cabang olahraga pencak silat sangatlah realistis. Ia optimis Jawa Tengah masih menjadi salah satu kekuatan utama di Indonesia.
"Target PON 2028 untuk Jawa Tengah sangat realistis. Kita tetap berada dalam orbit prestasi, namun kita tidak boleh lengah. Kita akan berusaha keras agar capaian tersebut terus ditingkatkan melalui pembinaan yang sistematis dan kerja keras kolektif," tegasnya.
Rakerprov IPSI Jateng tahun 2026 ini diharapkan menghasilkan program kerja yang inovatif, terutama dalam hal pembibitan atlet usia dini serta penguatan kompetensi pelatih dan wasit juri di seluruh wilayah Jawa Tengah.(Weda /Pimred Cahyospirit)
