BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Sambang Rasa Pemerintah Daerah Klaten di Desa Karang, Kecamatan Delanggu


Sambang Roso” di Aula Balai Desa Karang, Kecamatan Delanggu. 

Klaten MR - Pada Rabu, 10 September 2025, Pemerintah Kabupaten Klaten kembali melaksanakan kegiatan Sambang Roso” di Aula Balai Desa Karang, Kecamatan Delanggu. 

Kegiatan tersebut berlangsung cukup meriah, dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Klaten, serta seluruh perangkat desa dan masyarakat setempat.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Karang, Agung Trisulistyo, yang menyampaikan ucapan terima kasih setulus-tulusnya kepada Pemerintah Kabupaten Klaten atas kehadiran dan perhatian yang diberikan terhadap desa.

 Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan semangat baru bagi masyarakat dan menunjukkan bahwa Pemkab benar-benar mendekat dan peduli dengan kondisi desa.

Dalam paparannya, Agung Trisulistyo menyoroti beberapa permasalahan utama yang saat ini sedang dihadapi Desa Karang, yaitu:

Masalah sampah: pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi persoalan serius yang perlu perhatian Pemkab. 

Keterhubungan antar-RW: akses antar RW masih belum maksimal.

Ketahanan pangan berbasis pertanian: masyarakat ingin membangun sistem ketahanan pangan yang lebih mandiri, termasuk pemanfaatan lahan di sekitar jembatan untuk menanam rempah-rempah, seperti jahe dan empon‑empon.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Desa mengusulkan agar Pemkab mendukung pembangunan infrastruktur yang menghubungkan antar-RW serta memperbaiki atau membangun jembatan baru sebagai akses vital untuk pertanian dan mobilitas warga. 

Ia juga menyampaikan rencana pemanfaatan tanah kas di sekitar jembatan untuk ditanami tanaman empon-empon sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan upaya yang dinilai ekonomis dan berkelanjutan.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam kesempatan ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya memperlihatkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons aspirasi lokal, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Rangkaian kegiatan ini menguatkan:

  1. Aspirasi desa sebagai dasar perencanaan pembangunan  kehadiran Pemkab membuka ruang dialog dan identifikasi kebutuhan nyata masyarakat.

  2. Pemberdayaan potensi lokal  rencana bercocok tanam empon-empon di tanah kas desa adalah contoh konkret inovasi lokal yang perlu dikembangkan.

  3. Penciptaan infrastruktur yang inklusif pembangunan jembatan penghubung dianggap strategis memperlancar mobilitas dan mendukung sektor pertanian.

Ke depan, diharapkan Pemerintah Kabupaten Klaten dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui OPD terkait baik itu Dinas Lingkungan Hidup dalam hal pengelolaan sampah, Dinas PUPR untuk pembangunan akses dan jembatan, maupun Dinas Pertanian untuk mendampingi pengembangan pertanian rempah lokal.( Aulia/ Pimred Cahyospirit )
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar