Heboh, Pria Tak Sadarkan Diri Saat Menguras Sumur di Nguntoronadi Wonogiri, Dievakuasi Tim SAR
WONOGIRI KMR— Kecelakaan saat menguras sumur terjadi di Dusun Surupan, RT 02/RW 01, Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026) siang. Seorang pria bernama Sarono dilaporkan tidak sadarkan diri setelah masuk ke dalam sumur saat membantu proses pengurasan.
Peristiwa tersebut terjadi di sumur milik Muafanah yang berada di wilayah Dusun Surupan. Korban diketahui merupakan warga Dusun Bendungan, RT 03/RW 01, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Nguntoronadi. Petugas bersama tim terkait selanjutnya melakukan koordinasi untuk mengevakuasi korban yang masih berada di dalam sumur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan saksi, kejadian bermula ketika Sarono bersama Edi Suyetno melakukan pengurasan sumur milik Muafanah pada sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam proses pengurasan tersebut, mereka menggunakan mesin diesel yang ditempatkan di dalam sumur untuk membantu mengurangi debit air. Setelah beberapa waktu, volume air di dalam sumur mulai menipis.
Melihat kondisi tersebut, Sarono kemudian turun ke dalam sumur untuk menguras dan membersihkan sisa-sisa air yang masih berada di dasar sumur. Sementara itu, Edi tetap berada di bagian atas sumur untuk menunggu dan memantau korban.
Namun, situasi berubah ketika Edi mencoba memanggil Sarono. Panggilan tersebut tidak mendapatkan jawaban dari korban.
Edi kemudian melihat ke dalam sumur dan mendapati Sarono sudah dalam kondisi lemas serta tidak memberikan respons.
Melihat kondisi tersebut, Edi kemudian meminta bantuan kepada Sugeng Wiyono yang merupakan Ketua RT setempat. Keduanya kemudian menuju lokasi untuk memastikan kondisi Sarono yang masih berada di dalam sumur.
Setelah melihat korban dalam kondisi lemas, Sugeng meminta Edi segera mencari bantuan. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau tim SAR serta Polsek Nguntoronadi.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Nguntoronadi kemudian melakukan koordinasi dengan Tim SAR Kabupaten Wonogiri dan Puskesmas Nguntoronadi. Koordinasi dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi sekaligus memastikan penanganan medis terhadap korban.
Kondisi korban yang berada di dalam ruang sumur membuat proses evakuasi membutuhkan penanganan dan personel yang memadai. Tim yang datang ke lokasi kemudian melakukan upaya evakuasi secara bersama-sama.
Setelah dilakukan proses evakuasi, Sarono akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur sekitar pukul 15.15 WIB.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina Wonogiri untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga proses evakuasi selesai, petugas dan tim penyelamat masih melakukan penanganan di lokasi. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena aktivitas di dalam sumur memiliki risiko keselamatan, terlebih ketika proses pengurasan menggunakan mesin diesel dilakukan di ruang yang terbatas.
Dalam kejadian di Dusun Surupan tersebut, proses evakuasi akhirnya dapat dilakukan setelah bantuan dari petugas kepolisian, tim SAR dan tenaga kesehatan dikerahkan ke lokasi.
Sarono selanjutnya dibawa ke RS Hermina Wonogiri untuk mendapatkan penanganan medis setelah berhasil dievakuasi dari dalam sumur.( Riyan / Pimred Cahyospirit)




.jpg)









