Rumah Warga di Jatimarto Ngadirojo Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Damkar Lakukan Pemadaman dan Pendinginan
Wonogiri KMR – Sebuah rumah milik warga bernama Seger yang berlokasi di Dusun Latung, RT 02 RW 07, Desa Jatimarto, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, mengalami kebakaran pada Rabu (10/6/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di ladang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, selain ditinggal pemiliknya bekerja di ladang, sebagian besar warga sekitar juga tengah menghadiri acara hajatan di lingkungan setempat. Kondisi tersebut menyebabkan api sempat membesar sebelum diketahui oleh warga.
Setelah mengetahui adanya kebakaran, salah seorang warga bernama Heri Setiawan segera menghubungi Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran Wonogiri pada pukul 09.10 WIB untuk meminta bantuan penanganan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 3 Pemadam Kebakaran yang terdiri dari delapan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim dipimpin oleh Setyo Pamungkas dengan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas bergerak cepat untuk meminimalkan risiko meluasnya kobaran api ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 09.25 WIB, tim pemadam tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan pada bagian rumah yang terbakar. Sebelum kedatangan petugas, warga sekitar telah berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan sederhana seperti ember dan selang kecil yang dialiri air dari jaringan PAM setempat.
Kerja sama antara petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat terbukti efektif dalam mengendalikan situasi. Setelah berjibaku melawan api, kobaran berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar rumah korban.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah dokumen penting milik korban hangus terbakar. Beberapa surat berharga yang tidak sempat diselamatkan antara lain sertifikat tanah, ijazah, kartu tanda penduduk (KTP), serta berbagai dokumen penting lainnya.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas melanjutkan kegiatan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran ulang. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan pada seluruh bagian bangunan yang terdampak kebakaran.
Berdasarkan hasil pengecekan akhir, situasi dinyatakan aman dan terkendali. Tidak ditemukan lagi sumber api maupun bara yang dapat membahayakan lingkungan sekitar. Tim kemudian kembali ke Mako Pemadam Kebakaran dalam keadaan selamat setelah seluruh rangkaian tugas selesai dilaksanakan.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Berkat respons cepat petugas dan bantuan warga, penanganan kebakaran dapat berjalan lancar tanpa adanya korban jiwa.
Adapun personel yang terlibat dalam penanganan kejadian ini terdiri dari Setyo Pamungkas, Rudi Hartanto, Gunawan E.C., Juni Hariyadi, Sidik Hudi A., Supriyanto, Nanda Ari P., dan Rio Adi P.
Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik dengan rutin memeriksa instalasi listrik rumah, terutama pada bangunan yang sering ditinggalkan dalam keadaan kosong. Langkah pencegahan sejak dini dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.(Riyan /Pimred Cahyospirit)



















