BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

MERIAH , TRADISI MERTI DUSUN LINGKUNGAN NGEPRINGAN, KEL. PAGUTAN, MANYARAN

tradisi Rasulan atau merti dusun yang merupakan tradisi adat yang secara rutin dilaksanakan oleh warga masyarakat di Lingkungan Ngepringan, Kelurahan Pagutan

Manyaran , Wonogiri KMR– Lingkungan Ngepringan , Kel. Pagutan, Kec. Manyaran, menyelenggaran  tradisi Rasulan atau merti dusun yang merupakan tradisi adat yang secara rutin dilaksanakan oleh warga masyarakat di Lingkungan Ngepringan, Kelurahan Pagutan pada  Minggu, 3105/2026 yang bertempat di Balai Lingkungan Ngepringan, Kel.Pagutan, Kec. Manyaran. 

Kegiatan bersih dusun / merti dusun ini merupakan tradisi yang telah dilakukan secara turun-temurun dari nenek  moyang mereka. Merti dusun / bersih dusun dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur warga atas panen yang diterima setelah masa panen di Lingkungan Ngepringan, Kel. Punduhsari, Kecamatan Manyaran. 



Rangkaian giat merti dusun ini diawali dengan kegiatan positif antara lain bersih bersih jalan lingkungan, makam dan sumber air / sumur yang merupakan peninggalan para leluhur. Dan pada malam tirakatan sebagai wujud syukur warga Lingkungan Ngepringan, Kel. Punduhsari, Kec. Manyaran digelar berbagai macam kesenian tradisional antara lain : Campursari, Tari Kreasi Jathilan, dan dalam rangka melesterasikan budaya adat digelar pula Kesenian Tayub dari Dusun Bdongan, Kapenewon Semin, Kadipaten Gunungkidul dibawah Pimpinan Ki Lampito. Dalam gelaran Seni Tayub warga masyarakat setempat ikut ambil bagian secara bergiliran Penari Tayub menari Bersama sama warga.

Hadir pada acara tasyakuran bersih dusun Dusun Lingkungan Ngepringan adalah : Widodo Sekcam Manyaran, Tokoh Masyarakat ( Ketua RT, Ketua RW ), Sesepuh dan seluruh warga masyarakat Lingkungan Ngepringan, dan warga masyarakat sekitar yang terdiri dari Lingkungan Ngasem, Lingkungan Pagutan.

Parno Wiyoto tokoh masyarakat yang nota bene mantan Lurah Pagutan menyambut positif dengan adanya kegiatan Merti Dusun / Rasulan yang merupakan adat budaya dan sampai saat ini maasih dileluri ( dipertahankan ) sebagai bentuk wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Sementara itu Widodo Sekretaris Kecamatan Manyaran dalam sambutannya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan adat tradisi bersih Dusun / Merti Dusun Lingkungan Ngepringan, Kel. Pagutan Kecamatan Manyaran karena esensi bersih dusun ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas hasil usaha khususnya di bidang pertanian, sarana menjalin gotong royong, tali silaturahim antar warga masyarakat. Dengan bersih dusun sebgai wujud syukur diharapkan warga masyarakat dapat hidup sehat, tenteram, selamat dari mara bahaya, dan kedepannya ekonomi masyarakat semakin meningkat. 

Dan diakhir sambutannya Widodo Sekcam Manyaran menghimbau warga masyarakat untuk melaksanakan giat kurve ( bersih-bersih ) Jalan kabupaten yang berada diwilayah sekitarnya, juga mengajak warga masyarakat untuk tertib adminstrasi kependuduk ( Aktivasi IKD, Rekam KTP-el bagi yang telah berusia 16 Tahun lebih, Pegantian KK yang beum berbarcod, tertip kepemilikan KIA ). Setelah sambutan dilanjutkan dengan gelaran seni Tayub dan masyarakat sangat bergembira terbukti secara bergiliran warga masyarakat ikut membaur menari.(Wid/Riyan /Pimred Cahyospirit)
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar