BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

WUJUDKAN KOMITMEN LAPAS BERSINAR "BERSIH NARKOBA", SERTA IMPLEMENTASI 15 PROGRAM AKSI MENTERI IMIPAS, LAPAS KLATEN GELAR TES URIN BAGI PEGAWAI DAN WBP

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti meningkatkan Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026

KLATEN MR- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB menunjukkan keseriusan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkotika. Sebagai bentuk nyata komitmen mewujudkan "Lapas Bersinar" (Bersih Narkoba), pihak Lapas menyelenggarakan tes urine bagi seluruh jajaran pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di dalam institusi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bakti meningkatkan Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026. Dengan mengusung tema "Pemasyarakatan Bersih", Lapas Klaten berupaya memperkuat integritas organisasi serta kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan. Momentum HBP ke-62 ini dijadikan pijakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perilaku dan kedisiplinan baik petugas maupun warga binaan.

Selain sebagai peringatan hari besar, pelaksanaan tes urine ini merupakan implementasi lungsuny dar 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program tersebut menekankan paca penguatan Tungsi pengawasan dan pemberantasan nurkoba ال lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dengan menjalankan dereksi dini secага konsisten, Lapas Klaten mendukung penuh agenda besar kementerian dalam menciptakan permasyarakatan yang berintegritas

Proses pengambilan sampel urine dilakukan dengan pengawasan ketat dan um medis dan Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) untuk menjamin validitas hasil. Kepala Lapas Klaten menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam deteksi dini gangguan keamanan dan keterliban. Transparansi dalam pelaksanaan tes ini menjadi buku bahwa pihak Lapas lidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terlibat dengan barang haram tersebut.

Melalui sinergi antara petugas dan warga binaan, diharapkan lingkungan Lapas Klaten tetap kondusif dan bebas dari pengaruh narkotika. Hasil negatif dari tes urine ini nantinya akan menjadi dasar penilaian kinerja bagi pegawai serta menjadi syarat berkelanjutan bagi WBP dalam mengikuti program pembinaan. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi standar baku dalam menjaga marwah Pemasyarakatan yang bersih dan melayani.(Aulia/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar