TERDAFTAR DALAM SISTEM REGISTRI NASIONAL WADUK BLUMBANG SIAP MENJADI IKON DESTINASI WISATA UNGGULAN KARANGTENGAH
Karang Tengah, Wonogiri MR -Dalam rangka pengendalian dampak perubahan iklim sebagai salah satu isu global. Pemerintah mendorong peningkatan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal, salah satunya melalui pengusulan Desa Peduli Iklim. Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah terdaftar pada Sistem Registri Nasional Program Kampung Iklim (Proklim) Nomor 11-PK-IV-2026-27150. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Pemerintah desa setempat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan di wilayahnya.
Desa Karangtengah merupakan salah satu dari lima Desa di Kecamatan Karangtengah yang berada pada ketinggian 800 s.d. 950 mdpl, penduduk Desa Karangtengah berjumlah 3.875 jiwa. Mayoritas warganya bekerja sebagai petani. Tanaman Cengkeh, Janggelan, Porang dan Palawija menjadi andalan hasil pertanian di Desa ini.
Karena letak geografis di area Pegunungan, maka sebagian wilayahnya meliputi Kawasan Hutan Perhutani (KRPH Plumbon) dengan hasil produksi berupa Getah Pohon Pinus.
“Area hutan Desa Karangtengah cukup luas, membentang di sekitaran Gunung Gede hingga Waduk Blumbang. Pemandangan alam di Waduk Blumbang begitu indah dan sangat layak untuk dinikmati. Karena vegetasi terkategori baik,
Desa Karangtengah identik dan dekat dengan isu Pelestarian Lingkungan. Di Dusun Sampang, warga sekitar dibantu Karangtaruna ikut menjaga dan merawat Waduk Blumbang yang notabenenya memiliki fungsi strategis bagi kehidupan sehari-hari mereka. Air di Waduk Blumbang selama ini dimanfaatkan sebagai bahan air minum baku juga air untuk kebutuhan rumah tangga lainnya,” ungkap Parjan selaku Kepala Dusun Sampang.
Telah ada embrio kepedulian dari warga lokal untuk melakukan konservasi terhadap kelestarian sumber mata air. Ada empat titik sumber mata air yang menjadi penyuplai utama Air di Waduk Blumbang, sekitaran juga terdapat jalan keliling memutari area Waduk. Warga secara rutin melakukan kerja bhakti setiap minggunya.
Telah diupayakan oleh Pemerintah Desa setempat untuk memperbaiki kondisi jalan melalui Dana Desa, namun akses jalan masih membutuhkan perbaikan berkelanjutan guna memudahkan akses masyarakat mengembangkan destinasi wisata alam tersebut.
Agus Mustakin, Kepala Desa Karangtengah selaku tokoh penggerak mengungkapkan komitmen baiknya. “Kami melakukan pendekatan sosial untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat Desa Karangtengah.
Kami memiliki visi pelestarian alam yang jelas. Hal ini kami buktikan dengan membuka akses jalan ke Obyek Wisata potensial semacam Waduk Blumbang, dengan harapan dapat memudahkan akses Masyarakat Karangtengah, Khususnya Dusun Sampang. Pemerintah Desa juga berkomitmen untuk terus mengalokasikan sumber daya yang dimiliki guna melakukan perbaikan infrastruktur penunjang,” ungkapnya saat memberikan keterangan, Rabu (31/12/2025)
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa UMKM dan Karyawan/Umum)Waduk Blumbang sangat prospektif dikembangkan sebagai wisata konservasi alam dan pemancingan. Selama ini Karangtaruna membangun inisiatif melakukan restocking bibit ikan berupa bawal, tombro dan nila. Masih sangat dibutuhkan intervensi dan dukungan dari pihak terkait untuk mengembangkan Blumbang sebagai destinasi wisata unggulan.
Habitat alam Blumbang yang masih terjaga akan memberikan kontribusi besar dalam mengurangi dampak perubahan iklim global. Mari datang ke Waduk Blumbang, Desa Karangtengah. Menikmati surga tersembunyi yang masih perawan.(Riyan /Pimpred Cahyospirit)















