Iwhan Hendrianto Warga Wonogiri yang Berkontribusi Memperbaiki Alam Lewat Pupuk Ramah Lingkungan
Iwhan Hendrianto saat bersama Menko Pangan dan Menperindag dan bupati Semarang saat melihat hasil demplot cengkeh yg bermasalah produktifitasnya dan teratasi dg produk dr PT. HNH
Wonogiri MR -Semangat pelestarian lingkungan terus digaungkan oleh berbagai kalangan, termasuk dari daerah. Salah satu sosok inspiratif tersebut adalah Iwhan Hendrianto, warga asal Wonogiri yang kini berdomisili di Pokoh Wonoboyo. Pria yang juga merupakan putra daerah Kaloran ini menunjukkan kiprahnya dalam menjaga keseimbangan alam melalui inovasi pupuk ramah lingkungan.
Melalui perusahaannya, PT. Herbal Nusantara Hayati (HNH), Iwhan tidak hanya berperan sebagai direktur utama, tetapi juga sebagai formulator utama pupuk sehat yang dikembangkannya. Produk pupuk ini dirancang untuk mendukung pertanian berkelanjutan dengan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.
Kontribusi nyata mulai terlihat pada tahun 2025, ketika dilakukan kegiatan demplot (demonstration plot) pada lahan perkebunan cengkeh di wilayah Nyatnyono , Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Semarang serta BPTPHP Provinsi Jawa Tengah selain itu PT. Herbal Nusantara Hayati juga bekerja sama dengan Kemenko Pangan, Kemendesa PDTT dan beberapa Pemda serta Pemprov untuk mendukung Program pemerintah yaitu Ketahanan Pangan dan Kemandirian Energy dimana saat ini PT. HNH diminta membantu pendampingan di 9 Provinsi di 320 desa di wilayah Indonesia.
Hasil dari demplot di daerah Nyatnyono tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. Para pekebun cengkeh setempat mengakui adanya peningkatan kesehatan tanaman serta penurunan dampak serangan hama serta perbaikan kondisi kesuburan tanah setelah penggunaan pupuk ramah lingkungan tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa pendekatan pertanian yang lebih alami dan berkelanjutan mampu memberikan hasil yang optimal tanpa merusak ekosistem.
Keberhasilan tersebut membawa kepercayaan lebih luas kepada PT. HNH. Perusahaan ini kemudian dipercaya untuk membantu penanganan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) di beberapa kabupaten di wilayah Jawa Tengah,selain dua Kecamatan di Wonogiri yaitu Karangtengah dan Bulukerto pupuk ramah lingkungan juga di distribusikan ke Kabupaten Pekalongan, Brebes,Banjarnegara, Kendal,Temanggung, Batang dan Semarang. Peran ini menjadi sangat penting mengingat banyaknya lahan perkebunan yang mengalami penurunan produktivitas akibat serangan hama dan degradasi tanah.
Memasuki tahun 2026, kepercayaan tersebut kembali diberikan. PT. Herbal Nusantara Hayati dijadwalkan melaksanakan berbagai kegiatan lanjutan di sejumlah kabupaten yang terindikasi mengalami serangan OPT dan penurunan hasil produksi, khususnya pada komoditas cengkeh. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.
(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum)Bagi Iwhan Hendrianto, upaya ini bukan sekadar bisnis, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap alam dan masyarakat. Ia meyakini bahwa pertanian masa depan harus berjalan selaras dengan lingkungan, bukan merusaknya. Dengan inovasi pupuk sehat yang dikembangkan, ia berharap dapat terus memberikan dampak positif, tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di seluruh Indonesia.
Kiprah Iwhan menjadi bukti bahwa kontribusi besar untuk lingkungan dapat dimulai dari daerah. Dari Wonogiri, sebuah gerakan kecil untuk memperbaiki alam kini mulai memberikan dampak nyata yang lebih luas.(Alit /Pimred Cahyospirit)

















