Persiwi Rangkul Semua Pihak, Ubah Superman Menjadi Super Tim
Ketua Persiwi Wonogiri, Sugiyanto, S.E., M.Si., bertekad merangkul seluruh elemen untuk menghidupkan kembali geliat Persiwi serta dunia persepakbolaan di Kota Sukses
Wonogiri MR— Ketua Persiwi Wonogiri, Sugiyanto, S.E., M.Si., bertekad merangkul seluruh elemen untuk menghidupkan kembali geliat Persiwi serta dunia persepakbolaan di Kota Sukses. Ia menegaskan komitmennya untuk mengubah pola pengelolaan klub dari bergantung pada figur tunggal (superman) menjadi kekuatan kolektif (super tim).
Hal tersebut disampaikan Sugiyanto dalam agenda dengar pendapat bersama jajaran DPRD Wonogiri, Rabu (8/4/2026), di Gedung DPRD Wonogiri. Dalam pertemuan tersebut, rombongan Persiwi diterima Ketua Komisi II DPRD Wonogiri Supriyanto, Sekretaris Komisi II, Dani Mursito, Kepala Disporapar Haryanto, serta Ketua KONI Wonogiri Sungkono serta beberapa anggota Komisi II DPRD.
Sugiyanto menjelaskan, selama ini Persiwi cenderung berjalan karena peran individu tertentu. Namun, ketika figur tersebut tidak lagi aktif, perkembangan klub ikut terhambat.
“Dulu, Persiwi berjalan karena ada superman yang memegang. Tapi ketika superman sudah tidak aktif, Persiwi tidak berkembang. Kami ingin membangun Persiwi melalui super tim. Kami perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Dalam paparannya, Sugiyanto juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak Persiwi Wonogiri, di antaranya penyediaan sekretariat, kendaraan operasional, serta dukungan pendanaan. Untuk sekretariat, pihaknya mengusulkan pemanfaatan gedung perkantoran yang masih layak digunakan. Sementara pembiayaan untuk keikutsertaan dalam Piala Soeratin diharapkan mendapat dukungan dari orang tua atau wali pemain, serta pembentukan tim donatur sebagai salah satu sumber pendanaan klub.
Selain itu, Persiwi juga berharap mendapatkan akses pengelolaan Stadion Pringgodani guna menunjang aktivitas latihan dan pengembangan tim secara lebih optimal.
Melalui sinergi lintas sektor, Sugiyanto optimistis Persiwi Wonogiri dapat kembali bangkit dan berprestasi, sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola yang berkelanjutan di daerah.
Dikemukakan Sugi, sistem rekruitmen pemain Liga 4 dirancang dari event liga desa, liga kecamatan kemudian tim inti kecamatan akan diadakan event Persiwi Cup atau kompetisi antar kecamatan.(NDR /Pimred Cahyospirit)

