BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Siswa SMP di Sumberlawang Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan



Kejadian tersebut berlangsung di SMP Negeri 2 Sumberlawang yang berlokasi di Dukuh Brontok RT 15, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen

Sragen MR— Peristiwa tragis terjadi di lingkungan pendidikan Kabupaten Sragen. Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan meninggal dunia setelah ditemukan di kamar mandi sekolah pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung di SMP Negeri 2 Sumberlawang yang berlokasi di Dukuh Brontok RT 15, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Informasi awal yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa korban diketahui bernama Wisnu Adi Prasetyo, seorang pelajar yang juga tercatat sebagai siswa di sekolah tersebut.

Korban merupakan warga Dukuh Gulan RT 13, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang. Ia diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sesama siswa di sekolahnya sendiri.

Berdasarkan keterangan sementara, terduga pelaku berinisial DTP, yang juga merupakan teman satu sekolah korban. Pelaku diketahui berdomisili di Dukuh Tanjungsari, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Peristiwa ini sontak menggegerkan pihak sekolah serta masyarakat sekitar. Sejumlah siswa dan guru dikabarkan sempat panik setelah mengetahui adanya kejadian tersebut. Pihak sekolah segera melaporkan insiden ini kepada aparat kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari kepala sekolah sekitar pukul 12.00 WIB.

“Iya benar, kejadiannya di SMP Negeri 2 Sumberlawang. Kami mendapat kabar dari pihak sekolah sekitar pukul 12 siang. Untuk detailnya masih dalam proses pendalaman, nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk siswa dan pihak sekolah.

Belum diketahui secara pasti kronologi lengkap kejadian tersebut. Namun dugaan sementara mengarah pada adanya tindakan kekerasan yang berujung fatal. Polisi juga masih mendalami motif serta latar belakang insiden yang melibatkan kedua siswa tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan, pembinaan karakter, serta penanganan konflik di kalangan pelajar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi. Sementara itu, pihak sekolah diharapkan dapat bekerja sama dalam mengungkap fakta sebenarnya demi keadilan bagi korban.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak berwenang berjanji akan memberikan perkembangan terbaru seiring dengan hasil investigasi yang terus berjalan.(Eko Tito/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar