Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Ngadirojo, Pohon Tumbang Picu Kemacetan dan Listrik Padam
Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak dini hari tiba-tiba diiringi angin kencang
Ngadirojo, Wonogiri MR — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Ngadirojo dan sekitarnya pada Sabtu sore hari 11 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik, mengakibatkan gangguan lalu lintas hingga pemadaman listrik di beberapa wilayah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak dini hari tiba-tiba diiringi angin kencang. Kondisi tersebut membuat sejumlah pohon di pinggir jalan tidak mampu bertahan hingga akhirnya tumbang dan menutup akses jalan utama maupun jalan penghubung antar wilayah.
Sejumlah titik yang terdampak antara lain kawasan Sanggrahan, Tungkluk, Ngadirojo Lor, hingga perbatasan Girimarto. Pohon tumbang dilaporkan menutup sebagian ruas jalan sehingga menyebabkan kemacetan, terutama pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai meningkat.
Selain itu, beberapa pohon yang tumbang juga menimpa jaringan listrik. Akibatnya, aliran listrik di sejumlah wilayah Ngadirojo sempat mengalami pemadaman. Petugas dari instansi terkait segera melakukan penanganan dengan membersihkan material pohon serta memperbaiki jaringan listrik yang terdampak.
Salah satu warga Ngadirojo, Iwan, mengatakan bahwa kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba dan cukup mengejutkan warga.
“Angin datang mendadak dan sangat kencang. Tidak lama kemudian banyak pohon tumbang. Jalan sempat tertutup dan terjadi kemacetan,” ujarnya.
Warga bersama aparat setempat terlihat bergotong royong membersihkan batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan. Proses evakuasi masih terus dilakukan di beberapa titik yang terdampak.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat pohon tumbang serta gangguan listrik masih dalam pendataan oleh pihak berwenang.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini.(Ari S /Pimred Cahyospirit)

.jpg)