Tim relawan Exalos Indonesia Evakuasi Ular Sanca di Lingkungan Permukiman Warga
Wonogiri MR — Tim relawan Exalos Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial kepada masyarakat melalui kegiatan evakuasi satwa liar berupa ular sanca kembang (Malayopython reticulatus). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu malam, 25 Agustus 2025, tepat pukul 23.38 WIB, di rumah Ibu Maridi yang beralamat di Lingkungan Jarum RT 02/01, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.
Informasi awal diterima dari Ibu Maridi yang melaporkan keberadaan seekor ular sanca di area rumahnya. Kemunculan reptil berukuran cukup besar tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah dan warga sekitar, mengingat waktu kejadian yang sudah larut malam serta potensi bahaya apabila ular merasa terancam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara terukur dan mengutamakan keselamatan semua pihak, baik warga maupun satwa. Tim yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari Robert, Parmin, Bhayek (anggota TRC RESIGIRI dari Exalos Indonesia), serta Widodo dari TRC RESIGIRI.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan identifikasi posisi ular serta memetakan area sekitar untuk memastikan tidak ada risiko tambahan. Dengan menggunakan peralatan khusus penanganan reptil dan teknik yang sesuai standar penyelamatan satwa liar, ular sanca berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun cedera.
Menurut keterangan tim di lapangan, ular sanca kembang (Malayopython reticulatus) merupakan salah satu spesies ular terpanjang di dunia yang kerap ditemukan di wilayah tropis Indonesia. Habitat aslinya meliputi hutan, persawahan, hingga area perairan. Namun, perubahan lingkungan dan berkurangnya habitat alami sering kali menyebabkan satwa ini masuk ke kawasan permukiman warga.
“Evakuasi dilakukan bukan untuk menyakiti atau membunuh satwa, tetapi untuk menghindari konflik antara manusia dan hewan liar. Setelah diamankan, ular akan dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman,” ujar salah satu anggota tim di lokasi kejadian.
Warga sekitar menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan oleh Exalos Indonesia. Keberadaan layanan siaga seperti ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat yang melibatkan satwa liar berpotensi berbahaya.
Selain kegiatan evakuasi, Exalos Indonesia juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menghadapi kemunculan ular di sekitar rumah. Edukasi tersebut meliputi langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah masuk ke dalam rumah, serta tidak melakukan tindakan gegabah ketika berhadapan dengan ular.
Sebagai bentuk pelayanan sosial, Exalos Indonesia membuka layanan Snake Rescue dan Edukasi secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Warga dapat menghubungi kontak resmi Exalos Indonesia melalui WhatsApp di nomor 0896-1040-4414.
Melalui kegiatan ini, Exalos Indonesia kembali menegaskan semangat pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip keselamatan, kepedulian lingkungan, dan edukasi berkelanjutan. Diharapkan sinergi antara relawan dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis antara manusia dan satwa liar.(Eko Tito/Pimpred Cahyospirit)

