BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Gerak Cepat Petugas Puskesmas Ngadirojo Antisipasi Dugaan Kasus Demam Berdarah

Petugas Puskesmas, ngadirojo,RT, RW ,dan kader Kesehatan desa gerak cepat turun periksa tempat -tempat terindikasi penyebab DB

Ngadirojo,Wonogiri MR – Gerak cepat dilakukan petugas kesehatan dari Puskesmas Ngadirojo menyusul adanya indikasi dua warga di wilayah Lalung Kidul, Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri yang diduga terjangkit Demam Berdarah (DB).

Tim  dari  Puskesmas ngadirojo Eny Wiryanti dan Joko, langsung turun ke lapangan didampingi empat kader PKK setempat untuk melakukan pengecekan dan langkah antisipasi dini. Upaya ini dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.


Menurut Eny Wiryanti, pengecekan rutin di wilayah Mlokomanis Wetan memang kerap dilakukan sebagai bagian dari program pemantauan kesehatan lingkungan. Namun dengan adanya indikasi dua warga yang menunjukkan gejala mengarah ke Demam Berdarah, pihaknya meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemeriksaan lebih intensif.

“Kami melakukan pengecekan rutin di Mlokomanis Wetan ini. Dengan adanya dugaan kasus Demam Berdarah, kami langsung bergerak melakukan pemeriksaan lingkungan,” ujar Eny di sela kegiatan.

Petugas melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di rumah warga dan lingkungan sekitar dengan radius hingga 100 meter dari lokasi tempat tinggal pasien yang diduga terjangkit. Langkah ini sesuai prosedur pencegahan untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab Demam Berdarah.

Selain memeriksa bak mandi, tempat penampungan air, serta barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, tim juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Warga diimbau untuk rutin melakukan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang dapat menampung air.

Eny menambahkan, banyak faktor yang dapat menyebabkan berkembangnya nyamuk, baik dari lingkungan rumah pasien maupun dari area luar sekitar permukiman. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan.

“Bisa jadi sumber nyamuk berasal dari lingkungan pasien sendiri, bisa juga dari luar. Maka dari itu kami tidak hanya fokus pada satu rumah, tetapi seluruh area sekitar juga kami periksa,” jelasnya.

Sementara itu, kader PKK yang turut mendampingi berperan aktif membantu pendataan, pemeriksaan jentik, sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga agar lebih waspada terhadap gejala Demam Berdarah seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi, sakit kepala, hingga munculnya bintik merah pada kulit.

(Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)

Dengan langkah cepat yang dilakukan petugas Puskesmas Ngadirojo bersama kader PKK, diharapkan potensi penyebaran Demam Berdarah di wilayah Lalung Kidul, Mlokomanis Wetan dapat segera ditekan. Pihak puskesmas juga mengimbau warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala yang mengarah pada Demam Berdarah.

Upaya kolaboratif antara tenaga kesehatan dan masyarakat ini menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari ancaman penyakit menular, khususnya Demam Berdarah yang kerap meningkat saat musim penghujan.( Pimpred Cahyospirit)
























Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar