BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Banjir Luapan Sungai Semin Rendam 17 Rumah di Emerald Regency 5, Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

 

luapan Sungai Semin yang berdampak pada kawasan Perumahan Emerald Regency 5, Dusun Semin Wetan, RT 01/RW 02, Desa Purworejo. 

Wonogiri MR – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Wonogiri pada Minggu malam (22/2/2026) mengakibatkan luapan Sungai Semin yang berdampak pada kawasan Perumahan Emerald Regency 5, Dusun Semin Wetan, RT 01/RW 02, Desa Purworejo. 

Sedikitnya 17 unit rumah warga dilaporkan terendam air bercampur lumpur, sehingga memaksa dilakukannya penanganan darurat oleh tim gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Air sungai yang meluap dengan cepat memasuki permukiman warga setelah intensitas hujan meningkat sejak sore hari. Material lumpur ikut terbawa arus dan menggenangi rumah-rumah, menyebabkan kerusakan pada perabotan serta mengganggu aktivitas warga.


Menindaklanjuti laporan dari Ketua Paguyuban Emerald Regency 5, Wasis Sarwo Estu, petugas segera melakukan respons cepat. Regu 1 dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri menerjunkan delapan personel untuk membantu penanganan di lokasi. 

Tim yang dipimpin oleh Komandan Regu Sukatman langsung melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

Proses penanganan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, POLRI, BPBD, PMI, SAR, PLN, Relawan Penanggulangan Bencana (KRI), serta tenaga kesehatan dari Puskesmas 1. Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan keselamatan warga terjaga.

Setibanya di lokasi, petugas fokus pada evakuasi warga yang membutuhkan bantuan, pendataan dampak, serta pembersihan material lumpur yang masuk ke dalam rumah. Selain itu, PLN turut melakukan pengecekan instalasi listrik guna menghindari potensi bahaya korsleting akibat genangan air.

Komandan Regu Damkar, Sukatman, menyampaikan bahwa koordinasi cepat menjadi kunci dalam penanganan kejadian tersebut. “Kami segera bergerak setelah menerima laporan. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan warga, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan lumpur agar rumah dapat segera ditempati kembali,” ujarnya di sela kegiatan.

Kerja bakti dan gotong royong pun dilakukan bersama warga sekitar. Dengan peralatan seadanya, warga bersama petugas bahu-membahu membersihkan sisa lumpur yang mengendap di dalam rumah dan lingkungan sekitar. Suasana kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Meski demikian, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Pemerintah desa bersama instansi penanggulangan bencana juga terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan luapan susulan apabila curah hujan kembali meningkat.

Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan berjalan aman dan terkendali. Air secara bertahap surut, meski warga masih harus membersihkan sisa lumpur dan memperbaiki perabotan yang rusak.

Adapun delapan personel Damkar Regu 1 yang terlibat dalam penanganan tersebut yakni Sukatman (Ndanru), Ayiep Donni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho, Arif Prasetyo, Eko Widodo, dan Ahmad Setyo Utomo.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai. Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta menjaga kebersihan saluran air guna meminimalisasi risiko banjir di kemudian hari.

Laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas penanganan darurat banjir di wilayah Kabupaten Wonogiri.(Riyan /Pimpred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar