BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

PETUGAS PUSKESMAS PUCANGAN KARTASURA ADAKAN PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI KE KAMPUNG SANGGRAHAN MAKAMHAJI

Rata-rata warga yang terjangkit DB hampir rumahnya berdekatan. Beruntung Laporan warga segera direspon cepat oleh Puskesmas Pucangan Kartasura untuk ditindak lanjuti

Sukoharjo MR- Warga Kampung Sanggrahan Rt 02 Rw 21 Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kab Sukoharjo akhir-akhirnya dibuat resah karena banyaknya warga yang terkena penyakit Demam Berdarah. 

Rata-rata warga yang terjangkit DB hampir rumahnya berdekatan. Beruntung Laporan warga segera direspon cepat oleh Puskesmas Pucangan Kartasura untuk ditindak lanjuti.

Sabtu 21 Februari 2026 Pukul 08.00 pagi seorang petugas Puskesmas Bagus Panuntun bersama personil kader Posyandu Srikandi Makamhaji mendatangi lokasi. Bagus didampingi ketua Rw setempat mendatangi beberapa pasien yang sudah sembuh untuk menanyakan perihal alur proses sakitnya.



 Sedang team Srikandi Makamhaji memantau lingkungan mencari dimana ada genangan air khusunya beberapa tempat seperti tanah kosong yang banyak barang bekas seperti tumpukan ban bekas, buangan gelas mineral dan tempat yang menjadikan air tergenang. 

Bagus Panuntun dalam sosialisasinya menerangkan nyamuk penyebab Demam Berdarah adalah nyamuk domestik nyamuk yang cenderung suka didalam ruang. 

Proses dari telur menjadi nyamuk hanya membutuhkan 10 hari  kemudian mecari makan yang tidak lain adalah berupa darah manusia , kalau sudah dapat darah nyamuk akan bisa bertahan hidup lama tetapi kalau tidak dapat darah maka akan mati dengan sendirinya.

 Dengan musim penghujan mendukung Nyamuk jenis DB ini bertelur didalam air yang tergenang serta bening artinya air yang tidak terkena limbah bukan diselokan yang tercampur banyak limbah.

 Bagus menyarankan untuk menanggulangi kalau pagi nyalakan obat nyamuk atau pakai obat nyamuk oles agar didalam nyamuk jenis DB tidak akan betah di rumah dan akan keluar maka nyamuk akan tidak bertahan lama hidup diluar rumah. 

Seorang penderita DB meski sembuh bisa saja terjangkit lagi tetapi kalau jenis nyamuk yang sama maka imun akan bisa bekerja tetapi bila jenis nyamuknya berbeda maka kondisi pasien yang sudah sembuh bias menjadi lebih parah. 

Yang terakhir penting bagi warga yang terdampak harus melaporkan ke Puskesmas sesuai tempat domisili meskipun bukan KTP setempat karena bila lapor kepukesmas lain Puskesmas sempat akan sulit menindak lanjuti karena tidak ada data yang masuk.

Akhirnya dari banyaknya temuan jentik-jentik di tempat bekas sekitar tanah kosong serta hampir rata-rata pasien berada disekitar lokasi disimpulkan bahwa penularan DB bersumber satu tempat  . Bagus bersama Srikandi Makamhaji memutuskan perlunya dilakukan Voging untuk pencegahan ketempat lainnya. Warga sangat berharap segera terselesaikan wabah ditempatnya karena sangat meresahkan. Dengan banyaknya korban DB akan menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan berikut kegiatan PSN yang beberapa kali terhenti dilingkungan setempat.(Taufiq/ pimred Cahyospirit)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar