BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Rakor dan Percepatan Infrastruktur, Pemkab Klaten Siapkan Jalan Mantap Jelang Lebaran dan APBD 2027

Menurut Bupati, pola rakor kini dibuat lebih fleksibel dan berpindah-pindah ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

KLATEN MR – Pemerintah Kabupaten Klaten terus menggenjot soliditas internal sekaligus mempercepat pembenahan infrastruktur di tengah tingginya intensitas hujan dan meningkatnya mobilitas kendaraan berat. Langkah tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, usai memimpin rapat koordinasi (rakor) yang kali ini digelar di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bukan lagi terpusat di pendopo seperti sebelumnya.

Menurut Bupati, pola rakor kini dibuat lebih fleksibel dan berpindah-pindah ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jika sebelumnya dikenal sebagai “rakor seninan” yang rutin digelar setiap hari Senin di pendopo, kini jadwal dan lokasi disesuaikan agar suasana lebih dinamis.

“Dulu namanya rakor seninan, suasananya hari Senin kadang teman-teman kurang semangat. Sekarang kita buat fleksibel dan kita keliling OPD. Kemarin di BPBD, hari ini di PUPR. Harapannya sambil anjangsana, semua semakin akrab, kompak, dan solid untuk bersama-sama membawa Kabupaten Klaten lebih baik,” ujarnya.

Evaluasi Berkala dan Persiapan APBD 2027

Rakor yang digelar dua pekan sekali itu tidak sekadar menjadi forum silaturahmi, tetapi juga ruang evaluasi capaian program. Bupati menegaskan, setiap OPD diminta memaparkan progres kegiatan yang sudah berjalan, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut.

“Setiap dua minggu kita evaluasi. Apa yang sudah dilakukan, apakah berjalan baik dan benar. Ini bagian dari kerangka besar persiapan kita, termasuk menyongsong penyusunan APBD 2027,” katanya.

Selain mempersiapkan perencanaan anggaran tahun 2027, forum tersebut juga menjadi ajang evaluasi program dalam dua bulan terakhir serta pematangan rencana kegiatan tahun 2026. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh program strategis berjalan sesuai target, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan infrastruktur.

Infrastruktur Jadi Sorotan di Musim Hujan

Perhatian khusus diberikan pada kondisi jalan yang terdampak musim penghujan. Intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mulus mengalami kerusakan. Kondisi tersebut diperparah oleh kendaraan berat yang melintas dengan muatan berlebih (overload), bahkan di ruas jalan yang bukan peruntukannya.

Bupati mengakui, kerusakan jalan bukan semata akibat faktor cuaca, tetapi juga lemahnya kepatuhan sebagian pengemudi truk terhadap aturan tonase dan jalur distribusi.

“Banyak jalan yang tadinya halus jadi rusak karena hujan dan truk-truk overload. Bahkan ada yang melewati ruas yang bukan jalurnya. Ini tentu merugikan kita semua,” tegasnya.

Sebagai langkah cepat, Pemkab meminta Kepala Dinas PUPR untuk mempercepat pekerjaan tambal sulam di titik-titik rusak. Di sisi lain, paket pekerjaan melalui proses lelang juga telah berjalan dan siap masuk tahap pelaksanaan fisik.

Tak hanya itu, Pemkab berencana menggencarkan operasi berkala untuk menertibkan kendaraan berat yang melanggar aturan. Bupati mengungkapkan sebelumnya telah memberikan imbauan secara persuasif agar truk besar tidak melintas di jalur tertentu. Namun karena masih ditemukan pelanggaran, penindakan tegas akan segera diberlakukan.

“Kalau hari ini belum bisa tertib, minggu depan kita terapkan proses tilang bagi truk-truk besar yang melanggar aturan,” tandasnya.

Dukung Arus Mudik Lebaran 2026

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Klaten, Tri Widodo, menjelaskan bahwa upaya perbaikan jalan sebenarnya telah dimulai sejak 2025 sebagai bagian dari persiapan mendukung arus mudik Lebaran 2026.

Sejumlah ruas strategis telah ditingkatkan kualitasnya, di antaranya Manisrenggo–Kadilajo, Tulung–Cokro, Wonosari–Bolali, Kedungan–Troketon, hingga Jalan Ki Ageng Pemanahan. Ruas-ruas tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai jalur distribusi dan alternatif arus kendaraan saat musim mudik.

“Sejak awal 2026, tim internal dinas juga sudah melakukan perbaikan ringan atau tambal-tambal di berbagai lokasi,” jelasnya.

Selain itu, terdapat 18 paket pekerjaan pemeliharaan rutin jalan yang kini telah rampung proses lelang penyedia jasanya. Pelaksanaan fisik direncanakan mulai pekan depan, mencakup 38 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah Klaten.

Prioritas diberikan pada ruas distribusi dan jalur alternatif arus mudik yang mengalami kerusakan cukup signifikan. Pemerintah menargetkan ruas-ruas prioritas dapat diselesaikan sebelum Lebaran, sementara sisanya akan dilanjutkan setelah masa mudik.

Tantangan Cuaca dan Harapan Kenyamanan Pemudik

Tri Widodo menambahkan, kecepatan pekerjaan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Pekerjaan pengaspalan sangat rentan terhadap hujan karena membutuhkan permukaan kering agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

“Kita berharap cuaca mendukung. Karena aspal ini sensitif terhadap hujan. Kalau sering hujan, otomatis progres sedikit terhambat,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya optimistis upaya yang dilakukan akan cukup signifikan dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, khususnya saat arus mudik Lebaran 2026.

Pemerintah Kabupaten Klaten menyadari bahwa belum seluruh jalan rusak dapat tertangani sekaligus. Namun dengan pola evaluasi rutin, percepatan lelang, penindakan kendaraan overload, serta perbaikan bertahap, diharapkan kualitas infrastruktur terus membaik.

Melalui rakor bergilir yang lebih cair namun tetap terukur, Pemkab Klaten berupaya membangun budaya kerja yang kolaboratif dan responsif. Soliditas internal menjadi fondasi, sementara percepatan infrastruktur menjadi prioritas nyata demi mendukung pertumbuhan daerah dan kenyamanan masyarakat.(Aulia/pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar