BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

DEKAN FITK TEGASKAN KECINTAAN DAN KEBERPIHAKAN KAMPUS TERHADAP KEBUDAYAAN DALAM PERAYAAN HARI KERIS NASIONAL DIY 2025

 

Perayaan Hari Keris Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta 2025 yang digelar di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta MR— Perayaan Hari Keris Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta 2025 yang digelar di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga menjadi momentum penting penegasan komitmen kampus terhadap pelestarian kebudayaan Nusantara. Dalam sambutannya, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., menegaskan bahwa FITK tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang kebudayaan yang memiliki keberpihakan nyata terhadap warisan adiluhung bangsa.

Menurutnya, penyelenggaraan Perayaan Hari Keris Nasional dengan tema besar Pusaka Manjing Pawiyatan: Keris dalam Paradigma Ilmu Pengetahuan merupakan wujud konkret kecintaan FITK terhadap kebudayaan, khususnya keris sebagai pusaka yang merepresentasikan pengetahuan, nilai filosofis, serta identitas bangsa yang tidak boleh tercerabut dari dunia akademik.

“FITK UIN Sunan Kalijaga menempatkan kebudayaan bukan semata ornamen seremonial, tetapi sebagai fondasi pembentukan karakter dan keilmuan. Keris harus terus dihadirkan sebagai bagian dari proses pendidikan dan penguatan jati diri generasi muda,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 November 2025 ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Grha Keris Yogyakarta, dan FITK UIN Sunan Kalijaga. Rangkaian acara meliputi pameran keris, sarasehan nasional, workshop seni tempa, workshop sandangan keris, serta lomba esai dan vlog bertema keris.

Pameran diikuti oleh 40 pemilik keris dari kalangan pangeran keraton, akademisi lintas kampus, hingga komunitas pecinta tosan aji. Selain koleksi keris, turut dipamerkan naskah bersejarah pidato BKRT Hertog Djojonegoro tahun 1964/1965 yang menegaskan keris sebagai objek penyelidikan ilmu kebudayaan.

Acara ini turut dihadiri Staff Ahli Wakil Gubernur DIY, GBPH Prabukusuma, jajaran pimpinan UIN Sunan Kalijaga, dosen, mahasiswa, serta masyarakat umum. Prosesi pembukaan ditandai dengan tempaan pertama keris oleh GBPH Prabukusuma yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke ruang pameran diiringi pagelaran sastra mantra sebagai cucuk lampah.

Melalui kegiatan ini, FITK UIN Sunan Kalijaga menegaskan keberpihakannya terhadap kebudayaan sebagai bagian integral dari visi keilmuan kampus, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran budaya di tengah arus modernisasi.( Aulia / Pimred Cahyospirit )











Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar