SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Tes Jasmani Pelatda Pencak Silat Wonogiri di GOR Giri Mandala Wonogiri

Rangkaian tes kebugaran jasmani bertempat di area olahraga terpadu GOR Giri Mandala, Wonogiri.

Wonogiri MR– Pagi ini, sebanyak 28 atlet pencak silat yang tergabung dalam Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah) Kabupaten Wonogiri mengikuti rangkaian tes kebugaran jasmani bertempat di area olahraga terpadu GOR Giri Mandala, Wonogiri, Minggu,22 Juni 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan menjelang Praporprov (Pra Pekan Olahraga Provinsi) yang akan dilangsungkan di Banjarnegara.


Acara diikuti oleh total 28 atlet dari berbagai kelas dan kategori usia, sesuai konfirmasi oleh Ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Wonogiri, Weda Hendragiri.

 Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan test jasmani ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran atlet agar mampu bersaing dan lolos seleksi menuju Porprov Perguruan Tinggi Provinsi Jawa Tengah yang akan datang . 

“Total sekitar 28 atlet yang melakukan kegiatan. Target ke depan mencoba untuk meloloskan Porprov lebih banyak,” jelas Weda, saat memonitor langsung pelaksanaan tes pagi ini.

Kesiapan fisik atlet tidak diperoleh secara instan. Menurut M. Eko Budi Santoso, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Wonogiri sekaligus Waka Binpres IPSI, pihaknya menjalin kerja sama dengan akademi olahraga, seperti di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), untuk meningkatkan kesiapan fisik atlet.

Program pelatihan ini dirancang untuk menyeimbangkan kondisi fisik atlet Kabupaten Wonogiri agar setara dengan daerah lain yang sudah lebih mapan.

Selain itu, strategi antisipatif dipilih dengan memfasilitasi sesi sparring bersama atlet Porprov dari Ponorogo dan interaksi langsung di lingkungan kompetitif akademik seperti di UNY.

 M. Eko Budi menyoroti pentingnya frekuensi pertandingan sebagai media untuk menguji ketahanan dan mental para atlet, terutama dalam aspek fisik yang selama ini menjadi kendala utama.

Tes kebugaran yang dijalankan mengikuti pedoman standar IPSI dan KONI. 

Hasil dari tes ini selanjutnya akan digunakan sebagai tolok ukur kondisi fisik atlet Pelatda, sekaligus bahan evaluasi untuk rencana latihan lanjutan dan strategi persiapan menuju Praporprov.

Sebelumnya, IPSI Wonogiri sukses menggelar seleksi daerah dan kejuaraan seperti Raden Mas Said Championship dan seleksi pra-qualifikasi PorProv di GOR Giri Mandala, yang menjadi landasan persiapan atlet menuju kompetisi tingkat provinsi.

 Momen tes fisik hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sistematika pembinaan yang berkelanjutan.

Test jasmani pagi ini tidak hanya mengukur tingkat kebugaran, tetapi juga menjadi momentum pembuktian kesiapan fisik dan mental atlet Pelatda Wonogiri.

 Dengan strategi kolaboratif antara IPSI, KONI, akademisi UNY, serta rangkaian sparring dan seleksi, target unggul di Praporprov dan Porprov akan diupayakan secara maksimal.

 Ke depan, komitmen berkelanjutan dan evaluasi berkala diharapkan mampu melahirkan prestasi yang lebih banyak dan berkesinambungan.(Eko Tito / Pimred: Cahyospirit )















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar