BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

SDN 2 Giriyoso Gelar Bimtek Tiga Hari, Perkuat Tata Kelola, Literasi-Numerasi, dan Digitalisasi Sekolah

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Penguatan Tata Kelola, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Literasi-Numerasi, dan Digitalisasi selama tiga hari

JATIPURNO, WONOGIRI – KMR. SD Negeri 2 Giriyoso, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri ,menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Penguatan Tata Kelola, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Literasi-Numerasi, dan Digitalisasi selama tiga hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja BOS Kinerja Terbaik Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di SD Negeri 2 Giriyoso.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas guru dan meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui penguatan tata kelola sekolah, budaya mutu, peningkatan kompetensi literasi-numerasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.


Bimtek diikuti puluhan guru dari sejumlah sekolah imbas di wilayah Kecamatan Jatipurno. Sekolah peserta meliputi SD Negeri 1 Jeporo, SD Negeri 1 Kopen, SD Negeri 2 Jatipurno, SD Negeri 1 Balepanjang, SD Negeri 2 Mangunharjo, dan SD Negeri 3 Jeporo.

Pada hari pertama, Senin (26/10), materi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) disampaikan oleh Wahyu Sumarto, S.Pd. Pembahasan berfokus pada tujuan SPMI dalam menjamin pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, lima prinsip budaya mutu, serta alur Perencanaan Berbasis Data (PBD) dengan memanfaatkan Rapor Pendidikan 2026.

Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa peningkatan mutu sekolah perlu dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan berlandaskan data. Hasil evaluasi pendidikan diharapkan menjadi dasar refleksi untuk menentukan program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Pada hari kedua ini Selasa 27 Oktober 2026 materi literasi-numerasi disampaikan oleh Ismiati Nur Halimah, S.Pd. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya literasi sebagai keterampilan yang lebih luas daripada sekadar membaca dan menulis.

Literasi mencakup kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, serta mengomunikasikan informasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, penguatan numerasi menjadi bagian penting dalam membekali peserta didik agar mampu menggunakan penalaran matematis untuk menghadapi situasi nyata.

Materi ini diharapkan dapat mendorong para guru mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.

Memasuki hari ketiga nanti Rabu (28/10), kegiatan dijadwalkan berlanjut dengan materi digitalisasi pendidikan dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Materi digitalisasi diharapkan memperkuat pemahaman peserta mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran maupun pengelolaan sekolah.

Adapun penyusunan RTL menjadi bagian penting untuk memastikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama Bimtek dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, kegiatan pengimbasan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut pada langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kepala SD Negeri 2 Giriyoso, Purwanti, M.Pd., selaku tuan rumah penyelenggara, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dari sekolah imbas yang telah hadir dan mengikuti kegiatan dengan baik.

Ia berharap kegiatan pengimbasan ini dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik antarguru sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing.

Apresiasi juga disampaikan oleh salah satu peserta, Tika Noviyana, S.Pd., dari SD Negeri 1 Jeporo. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat untuk memperluas pemahaman guru tentang peningkatan mutu pendidikan.

“Materinya sangat bermanfaat. Kami jadi paham bahwa mutu bukan sekadar administrasi, tetapi harus tampak nyata dalam layanan dan hasil belajar. Data Rapor Pendidikan untuk refleksi, dan literasi-numerasi serta digitalisasi adalah pekerjaan bersama,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Bimtek pengimbasan BOS Kinerja Tahun Anggaran 2026 ini, SD Negeri 2 Giriyoso diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai sekolah pengimbas dalam mendorong kolaborasi, membangun budaya mutu, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Semangat berbagi praktik baik tersebut menjadi langkah penting untuk mewujudkan pembelajaran yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.(Penulis: Arini Dian Novitasari / Pimpred Cahyospirit )
















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar