BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Geger! Angin Kencang Terbangkan Genting Perpustakaan,44 Anak Selamat

angin kencang menerjang lingkungan sekolah sekitar pukul 11.45 WIB,Senin,(19/10/2026).

Tirtomoyo , Wonogiri KMR— Suasana SD Negeri 2 Arjosari, Tirtomoyo, Wonogiri mendadak geger setelah angin kencang menerjang lingkungan sekolah sekitar pukul 11.45 WIB,Senin,(19/10/2026).

 Hembusan angin yang datang secara tiba-tiba membuat genting ruang perpustakaan berhamburan dan atap rumah warga berbahan asbes di sekitar sekolah turut terdampak.

Peristiwa tersebut terjadi ketika 44 siswa SDN 2 Arjosari sedang melaksanakan salat di masjid. Kondisi ruang sekolah yang kosong saat kejadian menjadi salah satu faktor penting yang membuat tidak ada siswa maupun guru yang dilaporkan menjadi korban.


Menurut keterangan Alvi Tri Widyaningsih, angin datang begitu cepat dan berputar-putar di halaman sekolah. Dalam hitungan menit, suasana yang semula berjalan normal berubah menjadi kepanikan ketika genting ruang perpustakaan terlepas dan berjatuhan.

Angin kencang yang berlangsung sekitar 3–5 menit itu meninggalkan kerusakan pada bagian atap perpustakaan. Dampaknya bahkan meluas hingga lingkungan sekitar sekolah, dengan atap rumah berbahan asbes dilaporkan ikut terangkat oleh kuatnya hembusan angin.

Setelah kejadian, para guru bersama siswa segera melakukan upaya penanganan dengan mengevakuasi genting yang berjatuhan menggunakan peralatan seadanya. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengamankan lingkungan sekolah dan mengurangi risiko bahaya akibat material atap yang berserakan.

Di balik kerusakan yang terjadi, ada kabar melegakan: tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Keberadaan para siswa yang sedang berada di masjid saat angin menerjang turut membuat mereka tidak berada di ruang kelas maupun perpustakaan ketika kerusakan terjadi.

Hingga berita ini disusun, nilai kerugian material akibat kejadian tersebut belum dapat ditaksir. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan bangunan perpustakaan dan dampak yang ditimbulkan terhadap fasilitas sekolah maupun rumah warga di sekitarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat datang secara mendadak dan berpotensi membahayakan keselamatan siapa pun. Kewaspadaan terhadap kondisi bangunan, terutama bagian atap, serta kesiapsiagaan menghadapi angin kencang menjadi hal penting untuk diperhatikan.(Yayok /Pimred Cahyospirit)









Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar