Dorong Lahirnya Penulis Baru, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Wonogiri Sukses Gelar Bimtek Kepenulisan
WONOGIRI KMR – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri resmi menutup rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Tahun 2026. Pertemuan ketiga yang menjadi pemungkas kegiatan ini digelar secara meriah di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Wonogiri pada Rabu (21/10/2026).
Pada tahap pamungkas ini, panitia menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya, yakni Didit Setyo Nugroho, S.Pd., Joko Susilo, S.Pd., dan Kun Prastowo. Kehadiran para pemateri tersebut makin menambah bobot materi dan memberikan wawasan segar bagi seluruh peserta.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri, Mawan Tri Hananto, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap bimtek tersebut mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan literasi di daerah.
"Kami berharap bimtek kepenulisan ini membawa manfaat luas bagi masyarakat Wonogiri, menumbuhkan budaya literasi, serta memicu lahirnya penulis-penulis baru yang memperkaya khazanah referensi literasi daerah. Kegiatan seperti ini tentu perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan ke depannya," ujar Mawan.
Mawan juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk memajukan ekosistem literasi. Menurutnya, perlu ada kolaborasi yang kuat antara dinas pemerintah, sektor swasta, hingga organisasi kemasyarakatan maupun organisasi politik.
"Harus ada semangat sengkuyung bersama agar gerakan literasi ini semakin solid dan mampu membuat Kabupaten Wonogiri semakin berdaya saing," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Dinarpus Kabupaten Wonogiri, Suseno, M.Pd., menggarisbawahi bahwa kemampuan menulis merupakan sebuah keahlian istimewa yang tidak dimiliki oleh semua orang.
"Menulis itu keterampilan yang luar biasa. Untuk menjadi penulis hebat, seseorang tidak bisa hanya mengandalkan bakat. Kemampuan ini harus terus diasah secara konsisten melalui proses memproduksi tulisan serta berani menampilkan ciri khas atau gaya kepenulisan masing-masing," ungkap Suseno.
Ia juga menyarankan agar para peserta aktif bergabung dalam komunitas kepenulisan. Dengan berada di lingkungan para penulis, wawasan akan semakin berkembang sehingga mampu melahirkan karya-karya yang relevan, kekinian, dan disukai pembaca.
Rangkaian Bimtek Kepenulisan Tahun 2026 ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari beragamnya latar belakang yang hadir, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), guru, jurnalis Pemkab, wartawan, mahasiswa, perangkat desa, hingga kalangan pelajar.Para peserta mengaku sangat puas dengan materi maupun jalannya seluruh tahapan bimtek. Penutupan tahap ketiga ini diharapkan bukan menjadi akhir, melainkan awal dari gerakan berkarya bagi para penulis muda dan baru di Kabupaten Wonogiri.(Cahyospirit)






.jpg)











