RS Fitri Candra Gandeng Persatuan Driver Ambulan Wonogiri, Perkuat Sosialisasi dan Perluas Informasi Layanan Kesehatan
WONOGIRI KMR— Rumah Sakit (RS) Fitri Candra terus berupaya memperkenalkan perkembangan serta layanan kesehatan yang dimilikinya kepada masyarakat luas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menggandeng Persatuan Driver Ambulans Wonogiri (PDAW) melalui kegiatan sosialisasi dan sarasehan yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi RS Fitri Candra untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para driver ambulans. Selain sebagai ajang silaturahmi, sarasehan juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai perkembangan RS Fitri Candra yang selama ini belum sepenuhnya diketahui masyarakat.
Acara sarasehan dibuka oleh Joko dari bagian umum RS Fitri Candra. Dalam pembukaan tersebut, disampaikan bahwa kegiatan bersama PDAW diharapkan mampu menjadi awal terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang semakin baik antara pihak rumah sakit dengan para driver ambulans.
Para driver ambulans memiliki posisi yang cukup penting dalam membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan kesehatan secara cepat. Mereka sering berhubungan langsung dengan pasien maupun keluarga pasien sehingga memiliki kesempatan untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kesehatan yang dapat diakses masyarakat.
Karena itu, RS Fitri Candra melihat keberadaan para driver ambulans sebagai salah satu mitra strategis untuk membantu memperluas penyampaian informasi mengenai rumah sakit.
Direktur RS Fitri Candra, Drg. D. Nurlita Sari, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menggandeng para driver ambulans agar komunikasi dan pemberian informasi kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih luas.
Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui perjalanan dan perkembangan RS Fitri Candra. Sebab, rumah sakit yang sekarang dikenal sebagai RS umum tersebut memiliki sejarah yang berawal dari fasilitas pelayanan kesehatan dengan fokus berbeda.
RS Fitri Candra pada awal perjalanannya berdiri sebagai Rumah Sakit Bersalin pada April 2005. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin beragam, rumah sakit kemudian mengalami perubahan dan perkembangan.
Pada Maret 2016, RS Fitri Candra berkembang menjadi rumah sakit umum. Perubahan tersebut membuat cakupan pelayanan menjadi lebih luas dan tidak lagi terbatas pada pelayanan yang sebelumnya identik dengan rumah sakit bersalin.
Perjalanan RS Fitri Candra kembali memasuki tahap penting pada November 2021, ketika rumah sakit menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya RS Fitri Candra dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang membutuhkan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Drg. D. Nurlita Sari menegaskan, perkembangan tersebut perlu diketahui masyarakat. Pasalnya, masih ada masyarakat yang memiliki persepsi bahwa RS Fitri Candra hanya berkaitan dengan pelayanan bersalin karena sejarah awal berdirinya.
Padahal, dalam perjalanan lebih dari dua dekade, RS Fitri Candra telah berkembang menjadi rumah sakit umum.
Untuk itu, pihak rumah sakit merasa perlu melakukan sosialisasi secara lebih aktif. Salah satu cara yang ditempuh adalah membangun sinergi dengan para driver ambulans yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Kerja sama dengan PDAW bukan tanpa alasan. Driver ambulans merupakan salah satu pihak yang berada cukup dekat dengan masyarakat ketika terjadi situasi yang membutuhkan pertolongan medis.
Dalam berbagai kondisi, keluarga pasien membutuhkan informasi mengenai rumah sakit yang dapat menjadi tujuan. Pada saat itulah informasi yang tepat mengenai fasilitas kesehatan sangat diperlukan.
RS Fitri Candra berharap para driver ambulans memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai keberadaan rumah sakit, perkembangan statusnya, serta layanan yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Dengan pemahaman tersebut, informasi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan lebih tepat dan tidak lagi berdasarkan persepsi lama mengenai RS Fitri Candra sebagai rumah sakit bersalin.
Direktur RS Fitri Candra menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah memperluas jaringan komunikasi dengan pihak-pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Melalui pertemuan bersama PDAW, pihak rumah sakit juga berharap komunikasi dapat berlangsung dua arah. Artinya, bukan hanya rumah sakit yang memberikan informasi, tetapi masukan dari para driver ambulans juga dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Para driver tentunya memiliki pengalaman di lapangan ketika membantu masyarakat membawa pasien ke fasilitas kesehatan. Pengalaman tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat, termasuk berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam proses mendapatkan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Leksa dari bagian humas dan marketing RS Fitri Candra mengatakan bahwa hingga saat ini keberadaan rumah sakit tersebut masih belum dikenal secara luas oleh masyarakat.
Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih adanya masyarakat yang mengenal RS Fitri Candra berdasarkan identitas masa lalu sebagai rumah sakit bersalin.
Padahal, saat ini RS Fitri Candra sudah berkembang menjadi rumah sakit umum. Perubahan tersebut perlu terus disosialisasikan agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap.
Leksa mengakui bahwa dalam persaingan antarfasilitas pelayanan kesehatan, jumlah kunjungan masyarakat ke RS Fitri Candra masih dirasakan perlu ditingkatkan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pihak rumah sakit semakin aktif melakukan sosialisasi dan membangun jaringan dengan berbagai pihak.
Menurutnya, promosi rumah sakit tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi yang lebih penting adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pilihan pelayanan kesehatan yang tersedia.
Masyarakat perlu mengetahui bahwa RS Fitri Candra telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Informasi mengenai status rumah sakit, kerja sama dengan BPJS Kesehatan, serta perkembangan pelayanan perlu disampaikan secara konsisten.
"Kami ingin masyarakat lebih memahami bahwa RS Fitri Candra yang dulu dikenal sebagai rumah sakit bersalin, sekarang sudah menjadi rumah sakit umum," menjadi salah satu poin penting dalam upaya sosialisasi yang dilakukan pihak rumah sakit.
Kegiatan sarasehan bersama PDAW diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. RS Fitri Candra ingin membangun hubungan yang lebih berkelanjutan dengan para driver ambulans.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Para driver mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai rumah sakit, sementara pihak RS Fitri Candra dapat lebih dekat dengan jaringan masyarakat yang selama ini berhubungan langsung dengan layanan ambulans.
Dengan komunikasi yang terjalin secara baik, diharapkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan tepat.
Apalagi, dalam kondisi tertentu, keluarga pasien sering kali harus mengambil keputusan dengan cepat mengenai fasilitas kesehatan yang akan dituju. Informasi mengenai rumah sakit menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut.
RS Fitri Candra berharap kerja sama dengan PDAW dapat menjadi bagian dari langkah memperkuat pelayanan sekaligus meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap rumah sakit.
Perjalanan RS Fitri Candra sejak April 2005 menunjukkan adanya proses perkembangan yang cukup panjang. Berawal sebagai rumah sakit bersalin, kemudian berkembang menjadi rumah sakit umum pada Maret 2016, dan selanjutnya menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan pada November 2021.
Perubahan tersebut menjadi modal bagi RS Fitri Candra untuk terus meningkatkan keberadaannya di tengah masyarakat.
Manajemen menyadari bahwa tantangan pelayanan kesehatan saat ini semakin besar. Masyarakat memiliki banyak pilihan fasilitas kesehatan sehingga setiap rumah sakit dituntut mampu memberikan pelayanan yang baik sekaligus menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat.
Dalam kondisi tersebut, membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi sesuatu yang penting.
Melalui sarasehan dengan PDAW, RS Fitri Candra berusaha membuka ruang komunikasi tersebut. Para driver ambulans diharapkan dapat menjadi salah satu mitra dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan rumah sakit kepada masyarakat.
Pada akhirnya, tujuan utama dari kegiatan tersebut bukan sekadar memperkenalkan nama RS Fitri Candra. Lebih dari itu, pihak rumah sakit ingin memastikan masyarakat memahami bahwa telah terjadi perubahan besar dalam perjalanan rumah sakit tersebut.
RS Fitri Candra yang dahulu dikenal sebagai rumah sakit bersalin kini telah berkembang menjadi rumah sakit umum. Dengan dukungan kerja sama bersama BPJS Kesehatan sejak November 2021 serta berbagai perkembangan yang terus dilakukan, rumah sakit berupaya hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan sarasehan bersama Persatuan Driver Ambulans Wonogiri pada Sabtu, 5 September 2026 menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Melalui sinergi antara rumah sakit dan para driver ambulans, informasi mengenai pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah diterima masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengenal RS Fitri Candra dari sejarah masa lalunya, tetapi juga memahami keberadaannya saat ini sebagai rumah sakit umum yang terus berupaya berkembang dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Yayok /Pimred Cahyospirit)





.jpg)









