BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Milad Ke-9 STAIMAS Wonogiri, Sembilan Tahun Bertumbuh, Berkarya, dan Mendunia

Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri memperingati Milad ke-9 

WONOGIRI KMR— Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri memperingati Milad ke-9 dengan penuh rasa syukur dan semangat untuk terus berkembang, Jumat (21/8/2026), di aula STAIMAS Wonogiri. Kegiatan milad diikuti oleh jajaran dosen dan tenaga kependidikan (tendik) sebagai momentum untuk merefleksikan perjalanan kampus selama sembilan tahun sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STAIMAS Wonogiri, Makhda Intan Sanusi, S.E., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kesempatan yang diberikan sehingga seluruh keluarga besar STAIMAS dapat berkumpul dalam rangka memperingati milad ke-9. Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang selama ini telah bersama-sama berjuang membangun dan mengembangkan STAIMAS Wonogiri.

Menurut Makhda, sembilan tahun perjalanan STAIMAS merupakan fase penting dalam proses membangun perguruan tinggi yang semakin matang. Meski usia sembilan tahun masih relatif muda bagi sebuah perguruan tinggi, perjalanan tersebut telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, terutama dalam bidang akademik, sumber daya manusia, kemahasiswaan, alumni, serta jejaring kerja sama.

“Kalau kita mengingat sembilan tahun yang lalu, banyak sekali perubahan yang telah kita lalui. Dahulu kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan, tetapi hari ini alhamdulillah kegiatan akademik sudah berjalan semakin baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan STAIMAS juga terlihat dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen. Sejumlah dosen telah memperoleh dan mengembangkan jabatan fungsional, sementara sebagian lainnya telah melalui proses verifikasi. Perkembangan pendidikan dosen juga terus didorong melalui studi lanjut hingga jenjang doktor.

“Ini menjadi tanda bahwa proses peningkatan kualitas pendidikan di STAIMAS terus berjalan dan akan berkelanjutan,” katanya.

Selain perkembangan akademik, Makhda menyebut STAIMAS saat ini telah memiliki 291 alumni. Keberadaan para alumni menjadi salah satu bukti bahwa perjalanan pendidikan di STAIMAS telah memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dapat berkiprah di tengah masyarakat.

Perkembangan juga terlihat dari bidang kemahasiswaan. STAIMAS mulai memperluas kiprah melalui berbagai kegiatan, prestasi, serta jejaring kerja sama, termasuk hubungan dan komunikasi dengan mitra di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa STAIMAS mulai mampu membuka diri dan mengambil bagian dalam ruang akademik yang lebih luas.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa keluarga besar STAIMAS sudah mulai tumbuh, berkarya, dan berkomunikasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Makhda juga menyampaikan pesan Ketua STAIMAS Wonogiri yang berhalangan hadir. Ketua STAIMAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar kampus yang selama ini telah bersama-sama bekerja, berjuang, dan memberikan kontribusi bagi perkembangan STAIMAS.

Sementara itu, Pembina Yayasan Karya Edukasi dan Cendekia (YKEC), Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H., dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para dosen dan tenaga kependidikan STAIMAS Wonogiri.

Menurutnya, keberadaan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh bangunan dan fasilitas, tetapi juga oleh komitmen, dedikasi, serta kesungguhan seluruh sumber daya manusia yang berada di dalamnya.

Ia menilai usia sembilan tahun merupakan fase penting bagi STAIMAS untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas. Berbagai kekurangan yang masih dimiliki hendaknya menjadi bahan perbaikan bersama agar kampus semakin berkembang dan mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Dengan dedikasi yang tinggi dan komitmen bersama, saya yakin STAIMAS akan terus berkembang. Semoga ke depan kampus ini semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Hj. Endang juga mendorong seluruh keluarga besar STAIMAS untuk menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, kemajuan kampus tidak dapat dicapai oleh satu atau dua pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur, mulai dari yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni.

Peringatan Milad ke-9 tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali cita-cita STAIMAS Wonogiri sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bertumbuh, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat.

Memasuki usia ke-9, keluarga besar STAIMAS diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi. Penguatan mutu akademik, peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, pengembangan kemahasiswaan, perluasan kerja sama, serta peningkatan kontribusi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari perjalanan STAIMAS ke depan.

Milad ke-9 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus titik tolak untuk melangkah lebih jauh. Dengan semangat bertumbuh, berkarya, dan memberi manfaat, STAIMAS Wonogiri diharapkan terus berkembang sebagai perguruan tinggi Islam yang membawa nilai-nilai keislaman, mencetak generasi berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan dunia pendidikan.(Ari S/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar