BREAKING NEWS
🍃 🌿 🍃
🌱 PENGEN INFORMASI SEPUTAR AGROTECH?
Kunjungi agrotechindonesia.com
🌾 Membangun Pertanian Cerdas dan Berkelanjutan
👆 KLIK DI SINI

Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo Meriahkan HUT ke-81 RI, Angkat Ragam Budaya dan Kreativitas Warga

Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo, yang digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026

Ngadirojo , Wonogiri KMR— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Ngadirojo berlangsung meriah. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian masyarakat adalah Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo, yang digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pawai tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan keberagaman budaya, kreativitas, potensi desa, serta berbagai keunggulan yang dimiliki Kecamatan Ngadirojo.

Peserta pawai berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas seni dan budaya. Mereka tampil dengan membawa ciri khas, kreativitas, serta potensi masing-masing.

(Drs. Haryono, S.Pd., M.Pd.Korwilcam Bidikcam Ngadirojo)

Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcam Bidikcam) Ngadirojo, Drs. Haryono, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah satuan pendidikan dan seluruh desa serta kelurahan di wilayah Kecamatan Ngadirojo,serta unsur lainnya.

Menurut Haryono, peserta pendidikan yang ikut dalam pawai antara lain berasal dari SMP Negeri 1 Ngadirojo, SMP Negeri 2 Ngadirojo, SMK Daya Wangsa, serta MI Al Iman. Selain itu, pawai juga diikuti oleh perwakilan dari 11 desa dan kelurahan serta berbagai unsur lainnya.

Menariknya, kepanitiaan kegiatan tersebut melibatkan keluarga besar Korwilcam Bidikcam Ngadirojo.

“Seluruh panitia berasal dari keluarga besar Korwilcam Bidikcam Ngadirojo. Karena panitia bersifat independen dalam penjurian, bapak dan ibu guru yang tidak masuk dalam kepanitiaan mengikuti kegiatan sebagai peserta dari desa masing-masing,” jelas Haryono.

Rangkaian pawai dimulai dari Lapangan Kecamatan Ngadirojo. Dari lokasi tersebut, rombongan peserta bergerak menuju jalan utama dan kemudian melanjutkan perjalanan ke arah barat.

Arak-arakan peserta akhirnya menuju lokasi panggung kehormatan yang berada di kawasan Garasi Bus Mahardika. Di sepanjang rute, masyarakat dapat menyaksikan beragam penampilan dan kreativitas yang ditampilkan oleh para peserta.

Pawai menjadi semakin semarak karena setiap kelompok membawa identitas dan keunikan masing-masing. Tidak hanya menampilkan nuansa peringatan kemerdekaan, peserta juga mengangkat berbagai unsur budaya lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ngadirojo.

(Anjas Sutrisno dalang dan tokoh seni asal Desa Gemawan )

Nuansa budaya dalam pawai juga semakin kuat dengan keterlibatan para seniman. Salah satunya adalah dalang dan tokoh seni asal Desa Gemawang, Anjas Sutrisno.

Anjas menilai kegiatan pawai budaya mempunyai arti penting bagi keberlangsungan kesenian tradisional. Menurutnya, budaya dan kesenian, termasuk wayang, merupakan warisan yang perlu dirawat dan diperkenalkan secara berkelanjutan kepada masyarakat.


Keikutsertaan para seniman dalam karnaval menjadi salah satu cara untuk membawa kesenian tradisional lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengenal budaya melalui pembelajaran formal, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai bentuk kesenian dalam kegiatan masyarakat.

Ia berharap kegiatan seperti pawai pembangunan dan budaya dapat terus menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk memperkenalkan karya serta tradisi lokal.

“Budaya dan kesenian wayang merupakan budaya yang harus dilestarikan. Dengan ikut dalam karnaval, kami juga membantu mengenalkan seni budaya kepada masyarakat,” kata Anjas.

        (Umaryanto ketua IPSI Ngadirojo )

Menurut Umaryanto ketua IPSI Ngadirojo mengatakan Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo dalam rangka HUT ke-81 RI menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Kehadiran sekolah, desa dan kelurahan, IPSI kecamatan Ngadirojo,seniman, serta berbagai elemen masyarakat menjadikan pawai tersebut sebagai gambaran keberagaman yang hidup di Kecamatan Ngadirojo.




Kreativitas yang ditampilkan para peserta juga menjadi cermin bahwa setiap wilayah memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas.

Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjadi sarana untuk menjaga tradisi dan budaya lokal agar tetap dikenal di tengah perkembangan zaman.

Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia akhirnya tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan pawai, tetapi juga melalui pesan persatuan, gotong royong, kreativitas, serta komitmen untuk menjaga kekayaan budaya yang dimiliki Kecamatan Ngadirojo.

Dengan beragam potensi yang ditampilkan, Pawai Pembangunan dan Budaya Kecamatan Ngadirojo 2026 menjadi salah satu momentum yang mempertemukan pendidikan, masyarakat, organisasi, seni, budaya, dan potensi desa dalam satu perayaan kemerdekaan.(Naryo / Pimred Cahyospirit )



 























Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar