SD Negeri 3 Sidoharjo Hadirkan Inovasi "KAMERA SAGA", Ubah Siswa dari Penonton Menjadi Kreator Konten Pembelajaran
Sidoharjo,Wonogiri KMR – SD Negeri 3 Sidoharjo, Korwil Pendidikan Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, menghadirkan inovasi digital bertajuk KAMERA SAGA (Konten Video Pembelajaran Anak Merdeka SD Negeri 3 Sidoharjo) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun keterampilan digital peserta didik di era teknologi.
Inovasi yang saat ini telah memasuki tahap implementasi tersebut dikembangkan sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi pendidikan digital sesuai Kurikulum Merdeka dan sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, sains, dan teknologi.
Lahirnya KAMERA SAGA berangkat dari berbagai tantangan pendidikan, mulai dari rendahnya literasi dan numerasi, belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi di sekolah dasar, hingga masih minimnya media pembelajaran visual yang menarik dan kontekstual. Di tingkat sekolah, guru juga belum terbiasa memproduksi video pembelajaran secara mandiri, sementara siswa masih menjadi penikmat konten tanpa kesempatan berkreasi.
Melalui inovasi ini, paradigma pembelajaran diubah. Jika sebelumnya siswa hanya menerima materi dari guru, kini mereka dilibatkan secara aktif sebagai pembuat konten pembelajaran. Bersama guru, siswa menentukan topik materi, mencari referensi yang valid, menyusun naskah, melakukan proses pengambilan gambar, mengedit video menggunakan gawai yang dimiliki, hingga mempublikasikan hasilnya melalui media sosial sekolah seperti Instagram dan YouTube.
Kepala SD Negeri 3 Sidoharjo menjelaskan bahwa KAMERA SAGA bukan sekadar mengajarkan siswa membuat video, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta meningkatkan literasi digital sejak usia sekolah dasar.
"Hari ini anak-anak tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk belajar, berkarya, dan berbagi pengetahuan," ujarnya.
Hasil implementasi inovasi ini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Sebelum KAMERA SAGA diterapkan, hanya sekitar 10 persen siswa yang memiliki kemampuan mengedit video. Kini jumlah tersebut meningkat menjadi 60 persen. Selain itu, media sosial sekolah yang sebelumnya hanya berisi karya guru, kini telah dipenuhi puluhan video pembelajaran hasil karya siswa.
Hingga saat ini, SD Negeri 3 Sidoharjo telah berhasil memproduksi 35 video pembelajaran tematik untuk kelas 1 hingga kelas 6. Sebanyak 80 persen guru juga telah aktif membuat sedikitnya satu video pembelajaran setiap semester. Berdasarkan survei guru kelas, 70 persen siswa mengalami peningkatan motivasi belajar, sementara video pembelajaran yang dihasilkan telah dimanfaatkan oleh SD mitra sebagai bahan ajar bersama.
Keunggulan utama KAMERA SAGA adalah memberikan ruang bagi siswa untuk memahami materi melalui proses pembuatan. Mereka belajar mencari informasi yang benar, menyusun materi secara sistematis, bekerja sama dalam tim, sekaligus mengembangkan rasa percaya diri ketika karya mereka dipublikasikan.
Tahapan pelaksanaan inovasi ini dimulai dari pemilihan topik pembelajaran, pengumpulan informasi, penyusunan materi, produksi video, pemberian umpan balik, publikasi melalui media sosial sekolah, hingga refleksi terhadap proses belajar yang telah dilakukan. Pendekatan berbasis proyek tersebut membuat siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan hanya menghafal materi pelajaran.
Selain meningkatkan pemahaman akademik, KAMERA SAGA juga memberikan manfaat lain berupa tumbuhnya kreativitas, kemampuan kolaborasi, tanggung jawab, kemandirian, serta kebanggaan terhadap hasil karya sendiri. Inovasi ini membuktikan bahwa gawai yang selama ini sering dipandang sebagai gangguan dalam belajar justru dapat menjadi sarana edukatif apabila digunakan secara tepat.
Atas keberhasilan tersebut, SD Negeri 3 Sidoharjo kini menjadi salah satu sekolah percontohan pengembangan digitalisasi pembelajaran berbasis komunitas lokal di Kecamatan Sidoharjo. Ke depan, KAMERA SAGA diharapkan terus berkembang sebagai media pembelajaran yang inovatif, inspiratif, sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi sekolah-sekolah lain dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Konten bisa diakses lewat media sosial SD Negeri 3 Sidoharjo yaitu : Instagram @sdnsidoharjotiga, Youtube SDN 3 Sidoharjo TV, Blog @sdnsidoharjotiga.blogspot.com, Tiktok @sdnsidoharjotiga.(Eko Tito/Pimred Cahyospirit)















