BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

SD Negeri 3 Pokoh Kidul Gandeng BPBD Wonogiri Gelar Simulasi Bencana: Dari Edukasi Hingga Basah-Basahan

SD Negeri 3 Pokoh Kidul bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran serta gempa

WONOGIRI KMR– Dalam upaya membangun budaya sekolah tangguh bencana, SD Negeri 3 Pokoh Kidul bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran serta gempa bumi pada Rabu (29/7/2026) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri 3 Pokoh Kidul, Ajeng Kartika Sundhari, S.Pd.SD., ini berlangsung interaktif di seluruh lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, hingga titik kumpul evakuasi. Seluruh siswa beserta para guru hadir dan berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian acara.

Membangun Kesiapsiagaan Sejak Dini

Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran akan risiko bencana serta membekali warga sekolah dengan keterampilan praktis saat menghadapi situasi darurat. Melalui pemahaman mitigasi yang benar, sekolah berharap dapat meminimalkan risiko korban jika sewaktu-waktu terjadi bencana kebakaran maupun gempa bumi.




Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukatif mengenai penyebab dan penanganan awal bencana. Setelah pembekalan teori, seluruh peserta diajak melakukan:

Demonstrasi Penyelamatan Diri: Menyimulasikan teknik perlindungan diri saat terjadi gempa bumi di area kelas.

Praktik Penggunaan APAR: Edukasi dan praktik langsung memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Simulasi Evakuasi: Latihan bergerak secara teratur menuju titik kumpul yang aman.

Evaluasi Bersama: Pembahasan pelaksanaan simulasi untuk memastikan seluruh siswa dan guru benar-benar memahami prosedur penyelamatan yang tepat.

"Kami ingin memastikan seluruh warga sekolah memiliki kesiapsiagaan dan mental yang tangguh. Pengetahuan mitigasi ini sangat penting agar anak-anak tidak panik dan tahu cara menyelamatkan diri saat keadaan darurat," ungkap Kepala Sekolah, Ajeng Kartika Sundhari, S.Pd.SD.

Keseruan Penutup: Belajar Sambil Bermain Air

Suasana latihan yang serius berubah penuh keceriaan di akhir acara. Sebagai penutup sesi simulasi, para petugas menghadirkan aksi mandi hujan buatan di halaman sekolah.

Sontak, seluruh siswa bersorak gembira dan berbasah-basahan bersama. Momen ini menjadi penutup yang menyegarkan, memberikan pengalaman belajar keselamatan yang bermanfaat sekaligus meninggalkan kenangan kebersamaan yang menyenangkan bagi para siswa dan guru. (Lida Ariesta NH/Cahyospirit)















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar