POPDA Wonogiri 2026 Cabang Pencak Silat Resmi Ditutup Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Weda Hendragiri
Wonogiri KMR – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Wonogiri Tahun 2026 cabang olahraga pencak silat resmi berakhir dan ditutup pada 21 Juli 2026 di GOR Purna Bhakti Wonogiri. Kejuaraan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet pencak silat berbakat dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Wonogiri.
Penutupan kejuaraan turut dihadiri oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Bidang Kemitraan Antar Lembaga, Weda Hendragiri, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Wonogiri. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga pencak silat di tingkat pelajar sekaligus memberikan motivasi kepada para atlet muda agar terus mengembangkan kemampuan dan prestasi mereka.
Ketua Harian IPSI Kabupaten Wonogiri, Bowo Riwoyo, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan yang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
"Alhamdulillah, Kejuaraan Kabupaten Pencak Silat Pelajar Kabupaten Wonogiri tahun ini berjalan sukses dan lancar. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari jenjang SD sederajat, SMP sederajat, hingga SMA sederajat se-Kabupaten Wonogiri dengan jumlah total mencapai 299 pesilat. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh juara, khususnya para peraih Juara Umum I, II, dan III yang memperoleh Piala Juara Umum dari Kapolres Wonogiri," ujar Bowo Riwoyo.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia dini. Melalui POPDA, para pelajar memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan mental kompetisi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan yang menjadi ciri khas olahraga pencak silat.
Pada kategori pelajar Sekolah Dasar (SD) sederajat, gelar Juara Umum I berhasil diraih SDIT Nawa Kartika Selogiri dengan koleksi 2 medali emas dan 2 medali perak. Posisi Juara Umum II ditempati MI Unggulan Al Amanah setelah mengumpulkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu. Sementara itu, SD Negeri 2 Pesido berhasil meraih Juara Umum III dengan perolehan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Pada kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, SMP Negeri 1 Selogiri tampil sebagai Juara Umum I setelah meraih 3 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Juara Umum II diraih SMP Negeri 1 Purwantoro dengan koleksi 2 medali emas, 3 medali perak, dan 6 medali perunggu. Adapun Juara Umum III menjadi milik SMP Negeri 1 Jatisrono yang mengumpulkan 2 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Sementara itu, pada kategori Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) sederajat, SMK Negeri 2 Wonogiri berhasil keluar sebagai Juara Umum I dengan raihan 3 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu. Posisi Juara Umum II diraih SMK Negeri 1 Wonogiri dengan perolehan 2 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu. Sedangkan Juara Umum III diraih SMK Negeri 1 Puhpelem setelah mengoleksi 2 medali emas.
Keberhasilan penyelenggaraan POPDA Kabupaten Wonogiri Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen IPSI Kabupaten Wonogiri bersama seluruh pihak terkait dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarpelajar, pelatih, serta seluruh insan pencak silat di Kabupaten Wonogiri.
Dengan suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini, diharapkan akan lahir semakin banyak atlet pencak silat muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Semangat sportivitas, disiplin, dan kerja keras yang ditunjukkan para peserta diharapkan menjadi modal berharga dalam perjalanan mereka meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.(Riyan /Pimred Cahyospirit)













