BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Gelar kajian tematik, Rabu malam Kamis, minggu ke- 4 bulan Juli 2026

Dalam kajian di Masjid Al-Falah Madyorejo Jetis Sukoharjo dalam bersama Ustadz Drs. H. Suroto mengambil tema "Sabar Mendapat ujian Keburukan", 

Sukoharjo KMR - Sarana untuk memahami pesan, makna, dan kandungan hukum dari sumber utama ajaran Islam. Tujuannya adalah menjadikan keduanya sebagai pedoman hidup agar manusia memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat, serta mengaplikasikan nilai-nilai ilahiyah dalam kehidupan sehari-hari, Masjid Al-Falah gelar kajian rutin Rabu sore  (22/7/26)

Dalam kajian di Masjid Al-Falah Madyorejo Jetis Sukoharjo dalam bersama Ustadz Drs. H. Suroto mengambil tema "Sabar Mendapat ujian Keburukan", Inti kajian ini adalah menanamkan keyakinan bahwa musibah atau keburukan adalah cara Allah menggugurkan dosa, menguji keimanan, dan menggantinya dengan kebahagiaan yang jauh lebih besar.

Surat 21 (QS Al-Anbiya') ayat 35 menegaskan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Allah SWT menguji manusia melalui keburukan dan kebaikan untuk melihat siapa yang bersabar dan bersyukur, dan pada akhirnya semua akan dikembalikan kepada-Nya, jelasnya.

Hakikat Ujian (Musibah dan Keburukan) Ujian adalah : "Tanda Kasih Sayang", Allah menguji hamba-Nya agar ia lebih mendekatkan diri, khusyuk berdoa, dan tidak lalai. 

"Penebus Dosa", Setiap masalah hadir sebagai cara Allah menghapuskan kesalahan yang telah diperbuat.

"Kenaikan Derajat",  Ujian bertujuan untuk mendewasakan iman dan mengangkat derajat seorang muslim di mata Allah, ungkapnya.

Tiga Bentuk Utama Kesabaran, merujuk pada ajaran Islam, sabar hakiki dalam menghadapi ujian meliputi tiga pilar :

1. "Sabar dalam Ketaatan", tetap konsisten beribadah walau kondisi sedang sulit. 

2. "Sabar dalam Menahan Diri", menahan lisan agar tidak berkeluh kesah (mengeluh kepada makhluk) dan menahan anggota tubuh dari perbuatan dosa.

3. "Sabar Menghadapi Takdir", menerima ketetapan Allah dengan dada lapang dan ikhlas, tambah Ustadz Suroto.

Cara Menyikapi Ujian Keburukan, nemahami Hikmah dengan Iman : Percaya bahwa di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan. 

Melihat dari Sudut Pandang Luas : Jangan terburu-buru menilai suatu kejadian buruk. Seringkali Allah menyelamatkan kita dari musibah yang jauh lebih besar di masa depan. Membaca Doa Istirja': Selalu mengucap "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn" (Segala sesuatu milik Allah dan kepada-Nya kita kembali) untuk mendapatkan keberkahan, rahmat, dan petunjuk.

Dalil dan Janji Allah Pertolongan dan Rahmat : Allah berjanji memberikan keberkahan bagi mereka yang sabar saat ditimpa musibah (QS. Al-Baqarah: 156).

Pahala Tanpa Batas : Allah mencintai orang-orang yang sabar (QS. Ali-Imran : 146), pungkasnya, (Begug SW)/Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar