Semangat Gotong Royong Warga Perumahan Megatama Indah, Rabat Jalan 40 Meter Dibangun dari Swadaya Masyarakat
Melalui swadaya murni masyarakat, warga melaksanakan pembangunan rabat jalan sepanjang 40 meter
Wonogiri KMR– Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Perumahan Megatama Indah RW 14, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri. Melalui swadaya murni masyarakat, warga melaksanakan pembangunan rabat jalan sepanjang 40 meter pada Minggu (21/6/2026).
Pembangunan jalan tersebut didanai dari kas RT dan donasi warga tanpa bantuan dari pihak luar. Kehadiran rabat jalan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan akses transportasi bagi masyarakat setempat.
Ketua RW 14, Dwi Darmanto, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata partisipasi warga dalam membangun lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Menurutnya, semangat kebersamaan yang telah terjalin selama ini menjadi modal utama dalam mewujudkan berbagai program pembangunan di wilayah RW 14.
"Pembangunan rabat jalan ini bersumber dari kas RT dan donasi warga. Seperti program-program yang telah dilakukan sebelumnya, mulai dari pembangunan masjid, gedung Bolo Pecah, hingga gedung pertemuan RW, semuanya merupakan hasil swadaya masyarakat murni," ujarnya.
Ia menambahkan, budaya gotong royong yang masih terpelihara dengan baik menjadi kekuatan utama warga Megatama Indah dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan lingkungan. Melalui partisipasi aktif masyarakat, berbagai fasilitas umum dapat terwujud tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.
Pembangunan rabat jalan ini juga menjadi bukti bahwa kesadaran kolektif dan rasa memiliki terhadap lingkungan mampu mendorong masyarakat untuk berkontribusi secara nyata. Warga berharap fasilitas yang telah dibangun bersama tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.
Dengan semangat kebersamaan yang terus tumbuh, Perumahan Megatama Indah RW 14 menjadi contoh bahwa pembangunan berbasis swadaya masyarakat masih relevan dan efektif dalam mendukung kemajuan lingkungan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.
"Pembangunan ini merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar, dimulai dari lingkup terkecil yaitu RT dan RW. Kami meyakini bahwa setiap bentuk kepedulian dan gotong royong yang dilakukan masyarakat akan memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi lingkungan perumahan, tetapi juga bagi desa, daerah, bahkan bangsa,"tambah Dwi.
Menurut Dwi, Perumahan Megatama Indah merupakan aset Pemerintah Daerah, sehingga hingga saat ini pembangunan yang dilakukan masih mengandalkan swadaya masyarakat tanpa bantuan dari desa maupun pihak lainnya. Karena itu, warga berupaya memberikan yang terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki agar setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.(NDR /Pimred Cahyospirit)
