Kejurkab Catur Junior Wonogiri 2026, Menandai Kebangkitan Percasi dan Tumbuhnya Minat Generasi Muda
Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Junior Wonogiri Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wonogiri dengan dukungan dari KONI Kabupaten Wonogiri serta Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) PJOK Kabupaten Wonogiri.
Wonogiri KMR – Suasana Gedung PGRI Kabupaten Wonogiri tampak berbeda pada Rabu (17/6/2026). Sejak pagi hari, puluhan peserta beserta orang tua dan pendamping mulai memadati lokasi untuk mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Junior Wonogiri Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wonogiri dengan dukungan dari KONI Kabupaten Wonogiri serta Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) PJOK Kabupaten Wonogiri.
Panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak pagi, mulai dari registrasi peserta, penataan ruang pertandingan, pemeriksaan perlengkapan pertandingan, hingga pengarahan teknis kepada para atlet muda. Setelah acara pembukaan dan sambutan dari para tamu undangan, pertandingan berlangsung dengan penuh semangat dan sportivitas.
Sebanyak 59 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka berkompetisi pada kategori usia 7–10 tahun putra dan putri serta usia 11–16 tahun putra dan putri. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyusun strategi, mengasah konsentrasi, dan mengambil keputusan secara tepat di setiap langkah permainan.
Selama pertandingan berlangsung, suasana kompetisi berjalan tertib namun tetap penuh antusiasme. Setiap meja pertandingan menyuguhkan pertarungan strategi yang menarik. Para atlet muda tampak serius memikirkan langkah demi langkah, sementara para pendamping dan orang tua memberikan dukungan dari luar arena pertandingan.
Setelah melalui beberapa babak pertandingan yang ketat, panitia akhirnya menetapkan para juara pada masing-masing kategori. Pengumuman pemenang disambut dengan rasa bangga dan bahagia oleh para atlet, orang tua, maupun pelatih. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pembinaan bagi pecatur-pecatur muda Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai bangkitnya kembali Percasi Kabupaten Wonogiri setelah beberapa waktu vakum dalam penyelenggaraan kejuaraan tingkat daerah. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki daya tarik yang kuat di kalangan anak-anak dan remaja.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Kabupaten Wonogiri, Bapak Sungkono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Beliau berharap semakin beragamnya cabang olahraga di Kabupaten Wonogiri dapat semakin diminati oleh generasi muda.
"Kami berharap berbagai cabang olahraga yang berkembang di Kabupaten Wonogiri semakin dikenal dan diminati oleh anak-anak serta generasi muda. Kegiatan olahraga merupakan aktivitas positif yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga dapat membentuk karakter dan menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Percasi Kabupaten Wonogiri, Bapak Hartomo, mengajak seluruh pihak untuk kembali menggiatkan dan mempopulerkan olahraga catur di kalangan anak-anak. Menurutnya, catur tetap mampu bersaing dengan maraknya permainan berbasis digital dan online yang saat ini berkembang pesat.
"Mari kita giatkan kembali olahraga catur dan memperkenalkannya kepada anak-anak. Catur tidak kalah menarik dengan berbagai permainan modern karena saat ini catur juga dapat dimainkan secara online. Yang terpenting, catur mampu melatih kemampuan berpikir, konsentrasi, kesabaran, dan sportivitas," ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau berharap organisasi Percasi Kabupaten Wonogiri mendapatkan perhatian yang lebih besar dari dinas dan instansi terkait. Dukungan tersebut diperlukan agar pembinaan atlet serta penyelenggaraan kejuaraan catur dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selain itu, Percasi juga berharap cabang olahraga catur dapat memperoleh ruang yang lebih luas dalam berbagai ajang pekan olahraga daerah sebagaimana cabang olahraga populer lainnya.
Melalui Kejurkab Catur Junior ini, para juara yang berhasil meraih prestasi diharapkan dapat melanjutkan perjuangan pada jenjang kejuaraan yang lebih tinggi, khususnya tingkat provinsi, sebagai wakil Kabupaten Wonogiri sesuai kategori masing-masing.
Kejuaraan ini tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap olahraga catur terus tumbuh. Dengan dukungan berbagai pihak, catur di Kabupaten Wonogiri diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.(Sigit/Pimred Cahyospirit)
















