BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Damkar Wonogiri Evakuasi Anakan Burung Hantu yang Masuk Plafon Ruang Kelas Kelompok Bermain As Syifa

Regu 1 Damkar Wonogiri melaksanakan evakuasi seekor anakan burung hantu yang berada di area plafon salah satu ruang kelas Kelompok Bermain As Syifa yang berlokasi di Karanganom, Boto

Wonogiri KMR – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menangani berbagai laporan dari masyarakat. Kali ini, Regu 1 Damkar Wonogiri melaksanakan evakuasi seekor anakan burung hantu yang berada di area plafon salah satu ruang kelas Kelompok Bermain As Syifa yang berlokasi di Karanganom, Boto, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan evakuasi tersebut dilaksanakan pada Senin (8/6/2026) mulai pukul 10.20 WIB hingga 10.40 WIB. Sebanyak empat personel Damkar diterjunkan ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan dari pihak sekolah terkait adanya hewan yang diduga ular di dalam ruang kelas.

Laporan awal disampaikan oleh salah seorang guru, Ibu Ade, yang merasa khawatir setelah mendengar suara dan melihat pergerakan mencurigakan dari area plafon ruang kelas. Mengingat keberadaan ular dapat membahayakan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik, pihak sekolah segera meminta bantuan kepada petugas Damkar untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan menyeluruh pada area yang dilaporkan. Dengan penuh kehati-hatian, tim melakukan penyisiran pada bagian plafon dan beberapa titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian hewan tersebut. 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas memastikan bahwa hewan yang berada di plafon bukanlah ular seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, melainkan seekor anakan burung hantu.

Mengetahui kondisi tersebut, petugas kemudian melaksanakan proses evakuasi secara hati-hati untuk memastikan keselamatan burung sekaligus menghindari gangguan terhadap aktivitas belajar mengajar di sekolah.

 Berkat pengalaman dan keterampilan yang dimiliki, proses evakuasi berlangsung dengan cepat, lancar, dan aman tanpa menimbulkan kerusakan pada fasilitas sekolah.

Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak guru dan pengelola sekolah terkait langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan. Kehadiran Damkar mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena mampu memberikan respons cepat sehingga situasi dapat segera terkendali.

Petugas mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada instansi terkait apabila menemukan satwa liar atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. 

Penanganan yang tepat oleh petugas berwenang dapat meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan manusia maupun satwa yang ditemukan.

Kegiatan evakuasi anakan burung hantu di Kelompok Bermain As Syifa ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkar yang tidak hanya berfokus pada penanggulangan kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai operasi penyelamatan dan evakuasi hewan.

Adapun personel yang bertugas dalam kegiatan tersebut antara lain Budi Harjono, Binu Muzzamil, Sidik, dan Sukisno. Seluruh rangkaian kegiatan berhasil diselesaikan dengan baik dan situasi di lingkungan sekolah kembali aman serta kondusif.(Riyan /Pimred Cahyospirit)















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar