BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Snake Rescuer Diminta Utamakan Keselamatan dalam Penanganan Ular

 

Pentingnya Teknik dan Edukasi kepada Masyarakat

Koranmediarakyat.com - Fenomena masuknya ular ke kawasan permukiman warga belakangan semakin sering terjadi. Kondisi tersebut membuat peran snake rescuer, relawan Damkar, hingga komunitas penyelamat satwa liar menjadi sangat dibutuhkan dalam membantu masyarakat menangani kemunculan ular berbisa maupun tidak berbisa.

Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo, mengatakan bahwa penanganan ular tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Menurutnya, keselamatan rescuer, masyarakat, dan ular harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses evakuasi.

“Penanganan ular bukan sekadar menangkap, tetapi bagaimana proses itu dilakukan dengan aman dan benar tanpa membahayakan manusia maupun satwa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ruang lingkup penanganan meliputi ular berbisa dan tidak berbisa yang ditemukan di area pemukiman, fasilitas umum, perkebunan, hingga alam terbuka yang berpotensi menimbulkan konflik dengan manusia.

Dalam proses evakuasi, rescuer diwajibkan memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik. Selain itu, pengetahuan dasar mengenai handling ular menjadi syarat penting sebelum turun ke lapangan.

“Minimal rescuer memahami karakter ular, teknik penanganan, dan prosedur keselamatan,” katanya.

Penggunaan alat pelindung diri juga sangat dianjurkan guna meminimalkan risiko gigitan maupun cedera. Peralatan seperti sepatu boot, sarung tangan kulit, celana panjang tebal, dan kacamata pelindung disebut mampu memberikan perlindungan tambahan selama proses rescue berlangsung.

Selain APD, rescuer umumnya menggunakan peralatan standar seperti snake hook, grabstick, snake bag, box ventilasi, senter, dan kotak P3K. Namun dalam kondisi tertentu, alat sederhana yang tersedia di lokasi juga dapat dimanfaatkan.






“Kadang di lapangan kita memanfaatkan alat seadanya seperti sapu, handuk, ember, atau botol plastik. Tetapi tetap harus memperhatikan keamanan,” jelasnya.

Sebelum melakukan penangkapan, rescuer terlebih dahulu melakukan penilaian awal terhadap situasi di lokasi. Langkah tersebut mencakup identifikasi jenis ular, pengamatan perilaku, ukuran tubuh, hingga memastikan keamanan warga sekitar.

Pendekatan terhadap ular juga harus dilakukan dengan tenang dan tidak terburu-buru. Rescuer diimbau tidak memegang ular menggunakan tangan kosong, terutama jika jenis ular belum dipastikan aman.

“Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, apalagi jika menghadapi ular berbisa,” tegas Janu.

Ia menambahkan, teknik penangkapan harus disesuaikan dengan jenis, ukuran, dan karakter ular. Faktor keselamatan rescuer serta kondisi ular tetap menjadi perhatian utama selama proses evakuasi berlangsung.

Setelah berhasil diamankan, ular dimasukkan ke dalam wadah yang aman dan memiliki ventilasi cukup. Transportasi juga harus dilakukan secara benar agar ular tidak lepas maupun mengalami stres berlebihan.

Untuk pelepasliaran, lokasi relokasi harus sesuai habitat alami ular, jauh dari permukiman warga, memiliki sumber air, serta tersedia rantai makanan yang memadai.

Selain penanganan di lapangan, Janu menilai edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi konflik antara manusia dan ular. Ia mengimbau warga tidak langsung membunuh ular ketika ditemukan di sekitar rumah.

“Tidak semua ular berbahaya. Banyak jenis ular justru membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa tikus dan hama,” katanya.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi rescuer atau petugas Damkar apabila menemukan ular yang berpotensi membahayakan.

Di akhir keterangannya, Janu berpesan agar setiap rescuer selalu mengutamakan kehati-hatian dan tidak melupakan doa sebelum bertugas.

“Sebelum dan selama melakukan penanganan, jangan pernah lupa berdoa dan sertakan Tuhan dalam setiap langkah,” pungkasnya.(Eko Tito/Pimred Cahyospirit)













Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar