BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Pembangunan KDMP Kaloran Temanggung Dipastikan Sesuai Hasil Musyawarah Desa

Berita Acara Musyawarah Desa (Musdes) tertanggal 3 Desember 2025, rencana pembangunan koperasi telah dibahas bersama unsur pemerintah desa dan perwakilan masyarakat

TEMANGGUNG KMR – Proyek pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dipastikan berjalan sesuai hasil kesepakatan bersama dan prosedur yang berlaku. Meski sempat menjadi sorotan masyarakat terkait penentuan lokasi pembangunan, pihak terkait menegaskan seluruh proses telah dilakukan secara resmi dan transparan, Senin (26/5/2026).

Letnan Kolonel Infantri Hermawan Adi Nugroho menyampaikan bahwa pembangunan koperasi tersebut telah melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku. Ia menegaskan tidak ada pelanggaran dalam proses pelaksanaan proyek tersebut.

“Pelaksanaan pembangunan KDMP sudah sesuai mekanisme serta keputusan yang telah disepakati bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Berita Acara Musyawarah Desa (Musdes) tertanggal 3 Desember 2025, rencana pembangunan koperasi telah dibahas bersama unsur pemerintah desa dan perwakilan masyarakat. Musyawarah tersebut dihadiri kepala desa, perangkat desa, BPD, LPMD, Bumdes, hingga pengurus koperasi.

Dalam forum tersebut disepakati dua alternatif lokasi pembangunan. Salah satu lokasi yang dipilih berada di Tanah Lapang Desa Kaloran dengan penyesuaian kecil terhadap jalur jalan kabupaten.

Menurut Hermawan, penyesuaian jalan yang dimaksud tidak berdampak signifikan terhadap akses masyarakat. Perubahan hanya dilakukan dalam skala kecil dan tetap memperhatikan kepentingan umum.

“Penggeseran jalur tidak menghambat aktivitas warga maupun akses jalan yang ada,” jelasnya.

Saat ini pembangunan gedung KDMP disebut telah berjalan cukup jauh dan mencapai sekitar setengah dari target pekerjaan. Karena itu, munculnya penolakan atau tanggapan berbeda setelah pembangunan berlangsung dinilai menimbulkan tanda tanya.

Pihaknya menilai adanya kemungkinan informasi yang berkembang di masyarakat tidak sepenuhnya sesuai fakta. Bahkan, isu yang muncul diduga dipengaruhi pihak tertentu yang sengaja memprovokasi keadaan.

Padahal, keputusan lokasi pembangunan maupun penyesuaian jalan telah diputuskan melalui forum musyawarah yang sah, terbuka, dan diketahui oleh seluruh unsur yang hadir saat itu.

Menutup keterangannya, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.

Ia juga mengajak seluruh warga menjaga kerukunan dan bersama-sama mendukung pembangunan desa demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan objektif dalam menyikapi informasi yang beredar. Mari bersama menjaga persatuan dan mendukung program pembangunan yang bermanfaat bagi warga,” pungkasnya.(Aulia/Pimred Cahyospirit)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar