SDN 2 Girirejo,Tirtomoyo Raih Juara I Pantomim FLS3N Kabupaten Wonogiri, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
Wonogiri KMR– Ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Wonogiri yang digelar pada Kamis, 21 Juni 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat kreativitas siswa. Kegiatan yang dipusatkan di SDN 1 Wonogiri tersebut menjadi momentum penting dalam pengembangan bakat seni, karakter, dan kreativitas peserta didik di tengah transformasi dunia pendidikan yang terus berkembang.
Pelaksanaan FLS3N tahun ini mengusung semangat kolaborasi, transformasi pendidikan, revitalisasi satuan pendidikan, serta digitalisasi pembelajaran. Tema tersebut selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang mendorong terciptanya peserta didik yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa.
Kegiatan yang diikuti oleh berbagai sekolah dasar dari seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Momentum Hardiknas tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri menegaskan pentingnya pendidikan yang humanis, inklusif, dan berbasis karakter. Selain itu, pendidikan juga diharapkan mampu menjawab tantangan era digital melalui pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Salah satu cabang lomba yang menyita perhatian para penonton adalah pantomim. Penampilan para peserta berhasil memukau dewan juri dengan kemampuan ekspresi, penghayatan, serta kekompakan dalam menyampaikan pesan tanpa kata-kata.
Pada cabang lomba pantomim, SDN 2 Girirejo berhasil meraih Juara I dan dinobatkan sebagai wakil Kabupaten Wonogiri untuk melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi tersebut disambut dengan rasa bangga oleh seluruh warga sekolah, guru, maupun orang tua siswa.
Kepala SDN 2 Girirejo, Taufik Hidayat Condro Hartoko, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras para siswa , guru pembimbing dan pelatih yang telah berlatih dengan penuh semangat.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kekompakan siswa bersama para pembimbing. Seni pantomim saat ini semakin banyak diminati oleh siswa karena mampu melatih kreativitas, ekspresi, keberanian, dan kerja sama tim,” ujarnya.
Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang seni maupun akademik.
“Melalui FLS3N ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang kompetisi, tetapi juga belajar percaya diri, menghargai proses, dan menumbuhkan karakter positif. Kami berharap di tingkat provinsi nanti siswa dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum Kabupaten Wonogiri,” tambahnya.
Antusiasme peserta dan dukungan para guru menjadikan pelaksanaan FLS3N tingkat Kabupaten Wonogiri tahun ini berlangsung sukses dan penuh inspirasi. Selain menjadi wadah pengembangan bakat, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, seni, budaya, dan kreativitas generasi muda Indonesia.(Yayok /Pimred Cahyospirit)


















