BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

Meriahkan Hari Jadi Wonogiri ke-285, SD Negeri 4 Wonogiri Gelar Ragam Lomba Seni dan Budaya Antarkelas

festival seni dan budaya antarkelas yang berlangsung meriah di halaman sekolah dalam rangka hari jadi Wonogiri ke 285

WONOGIRI KMR — Suasana penuh semangat, warna, dan kegembiraan menyelimuti lingkungan SD Negeri 4 Wonogiri pada Selasa pagi (19/5). 

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke-285, sekolah menggelar festival seni dan budaya antarkelas yang berlangsung meriah di halaman sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan antusiasme tinggi dan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Sejak pagi hari, para siswa telah hadir mengenakan pakaian adat dan busana batik terbaik mereka. Halaman sekolah tampak semarak dipenuhi nuansa budaya Jawa yang kental. Berbagai dekorasi bernuansa tradisional turut mempercantik area kegiatan sehingga menciptakan suasana yang hangat dan membanggakan.

Acara dibuka secara resmi tepat pukul 07.15 WIB oleh Kepala SD Negeri 4 Wonogiri, Ibu Wiwik Purwaningsih, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, serta panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan penuh semangat. Menurut beliau, kegiatan seni budaya seperti ini sangat penting untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke-285 ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memupuk bakat seni sekaligus kecintaan anak-anak terhadap khazanah budaya daerah kita. 

Dengan mengenakan pakaian adat dan menyanyikan lagu daerah, kita menanamkan jiwa ‘Manunggal Sedya’ dalam diri generasi muda,” tutur Ibu Wiwik Purwaningsih, S.Pd. dalam pidato pembukaannya.


Sorak tepuk tangan para siswa dan guru semakin menambah semarak suasana pembukaan. Seluruh peserta tampak duduk dengan tertib sambil menyaksikan penampilan teman-teman mereka yang tampil percaya diri di depan dewan juri dan penonton.

Festival seni budaya tahun ini menghadirkan berbagai perlombaan menarik yang dibagi berdasarkan jenjang kelas. Untuk siswa kelas rendah, yaitu kelas 1 hingga kelas 3, diselenggarakan lomba menyanyi kelompok dengan lagu wajib berjudul “Rukun Sama Teman”. Setiap kelas mengirimkan satu kelompok yang terdiri atas lima siswa terbaik mereka.

Penampilan para siswa kelas kecil berhasil mencuri perhatian penonton. Dengan mengenakan kebaya hitam tradisional dipadukan kain jarik dan aksesori khas Jawa, mereka tampil anggun dan percaya diri. Suara merdu yang dipadukan dengan gerakan sederhana membuat suasana perlombaan terasa hangat dan menghibur.

Tidak kalah meriah, siswa kelas tinggi dari jenjang kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti lomba menyanyi estafet lagu daerah “Gending Wonogiri Sukses”. Dalam perlombaan ini, setiap tim yang terdiri atas empat siswa harus menyambung lirik lagu secara bergantian dengan harmonisasi suara yang baik. Selain membutuhkan kemampuan vokal, lomba ini juga melatih konsentrasi, kerja sama, dan kekompakan antaranggota kelompok.

Penampilan peserta kelas tinggi berlangsung sangat kompetitif. Para siswa menunjukkan kemampuan olah vokal terbaik mereka di hadapan meja dewan juri. Sorakan dukungan dari teman-teman sekelas membuat suasana semakin hidup dan penuh semangat kebersamaan.

Puncak acara yang paling menyita perhatian penonton adalah lomba Fashion Show busana adat dan batik nusantara. Seluruh kelas dari jenjang 1 hingga 6 mengirimkan enam perwakilan terbaik yang terdiri atas tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan. Para peserta berjalan di atas karpet biru layaknya model profesional dengan penuh percaya diri.

Busana yang dikenakan peserta menampilkan beragam motif batik dan pakaian adat tradisional Jawa yang indah dan elegan. Penampilan mereka tidak hanya menunjukkan keberanian tampil di depan umum, tetapi juga menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap warisan budaya bangsa Indonesia.

Keanggunan para peserta perempuan dalam balutan kebaya serta kegagahan siswa laki-laki dengan pakaian adat Jawa berhasil memukau para guru, juri, dan seluruh penonton yang hadir. Banyak penonton mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel karena penampilan para peserta dinilai sangat menarik dan menghibur.

Salah seorang peserta dari kelas tinggi mengaku merasa bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, perlombaan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah pengetahuan tentang budaya daerah.

“Kami sangat senang bisa ikut serta memakai baju adat ini. Selain melatih keberanian tampil di depan banyak orang, kami juga jadi lebih tahu tentang keindahan baju daerah dan lagu Gending Wonogiri Sukses,” ungkap salah seorang peserta seusai perlombaan.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif yang tinggi. Melalui berbagai perlombaan seni dan budaya, siswa diajak untuk belajar mencintai budaya daerah, meningkatkan rasa percaya diri, melatih kerja sama, serta menumbuhkan semangat sportivitas sejak dini.






Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat kerja sama seluruh warga sekolah. Dukungan penuh dari para guru, komite sekolah, serta antusiasme para siswa menjadikan perayaan Hari Jadi Wonogiri ke-285 di SD Negeri 4 Wonogiri berlangsung sangat sukses dan berkesan.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, SD Negeri 4 Wonogiri berharap nilai-nilai karakter seperti disiplin, kebersamaan, tanggung jawab, cinta tanah air, dan pelestarian budaya dapat terus tertanam kuat dalam diri para siswa. Festival seni budaya ini juga menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki semangat besar untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.(PenulisCantika Bening Enjelina/Pimpred Cahyospirit)













Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar