BREAKING NEWS
SPACE IKLAN INI DISEWAKAN
untuk informasi hubungi Dewan Redaksi 0877-9361-6743

PNM Mekaar Wonogiri Gelar Pelatihan Kerajinan Rajut dan Pemasaran Digital untuk Tingkatkan Kapasitas Usaha Nasabah

Pelatihan Klasterisasi Sektoral Kerajinan Rajut – Inovasi Produk Rajut dan Pemasaran Digital” pada Rabu (08/04/2026)

WONOGIRI, MR – Upaya pemberdayaan ekonomi perempuan terus digencarkan melalui berbagai program pelatihan berbasis keterampilan produktif. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh PNM Mekaar Wonogiri melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Pelatihan Klasterisasi Sektoral Kerajinan Rajut – Inovasi Produk Rajut dan Pemasaran Digital” pada Rabu (08/04/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berlangsung di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Pelatihan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi para ibu-ibu nasabah PNM Mekaar sebagai bagian dari Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dengan pendekatan klasterisasi sektor kerajinan rajut.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi/UMKM Wonogiri, Dwi Runing, Sekretaris Desa Sumberejo , Sugiharto perwakilan PNM, instruktur rajut Mamik, serta instruktur digital marketing Cahyo Prihanto, ST. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang merupakan nasabah aktif PNM Mekaar di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya Sekretaris Desa Sumberejo menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pelatihan ini. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi para ibu rumah tangga.

Sementara itu, Sugiharto perwakilan PNM juga menyampaikan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus semangat kebersamaan dalam membangun usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Dwi Runing dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pengembangan UMKM di daerah. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis dalam bidang kerajinan rajut, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi produk yang memiliki nilai tambah.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menciptakan produk rajut yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar. Selain itu, pembekalan pemasaran digital menjadi kunci penting agar produk mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik dan materi yang disampaikan oleh instruktur rajut Mamik. Dalam sesi ini, peserta diberikan pelatihan langsung mengenai teknik dasar hingga pengembangan desain produk rajut yang lebih inovatif dan menarik. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan hingga proses finishing produk.

Selanjutnya, sesi pemasaran digital disampaikan oleh Cahyo Prihanto, ST, yang memberikan wawasan mengenai pentingnya adaptasi teknologi bagi pelaku usaha mikro. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa di era digital saat ini, kemampuan memasarkan produk secara online menjadi faktor penentu keberhasilan usaha.

“Di era sekarang, produk yang bagus saja tidak cukup. Pelaku usaha harus mampu memasarkan produknya secara digital dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace agar jangkauan pasar semakin luas,” jelas Cahyo.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi dalam produk rajut harus terus dikembangkan agar memiliki keunikan tersendiri di mata konsumen. Dengan perpaduan antara kualitas produk yang baik dan strategi pemasaran yang tepat, peluang untuk berkembang bagi usaha kecil akan semakin terbuka lebar.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari strategi klasterisasi usaha, yaitu mengelompokkan pelaku usaha dalam bidang yang sama untuk dibina secara bersama. Melalui pendekatan ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta meningkatkan daya saing produk secara kolektif.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain memperoleh ilmu dan keterampilan baru, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi yang mempererat hubungan antar nasabah PNM Mekaar di wilayah Wuryantoro.

 (Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa, UMKM dan Karyawan/Umum )

Pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh undangan dan peserta. Dengan kolaborasi yang baik serta semangat belajar yang tinggi, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara luas.

Melalui kegiatan ini, PNM Mekaar kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan nasabah tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas usaha yang berkelanjutan. (Cahyospirit)

















Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar