Forklift Terbakar di Pabrik Kayu Wonogiri, Damkar Pastikan Situasi Aman
Wonogiri MR— Kebakaran terjadi pada sebuah forklift di area Gedung B PT Naga Indonesia Playwod, Selasa (14/4/2026) dini hari. Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kebakaran besar setelah berhasil dikendalikan dengan cepat oleh karyawan setempat dan tim pemadam kebakaran.
Peristiwa dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.23 WIB. Informasi awal diterima dari pihak perusahaan melalui pelapor Ibu Ina, yang segera menghubungi petugas setelah mengetahui adanya api yang muncul dari forklift di dalam gedung penyimpanan bahan baku kayu.
Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonogiri dari Regu 3 (R3) langsung dikerahkan ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam dan delapan personel di bawah komando Danru Setyo Pamungkas. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan serta pemeriksaan menyeluruh.
Berdasarkan hasil pengecekan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting pada sistem mesin atau pengapian forklift. Api sempat muncul di area kendaraan, namun tidak sempat merambat ke bagian lain gedung yang menyimpan material kayu yang mudah terbakar.
Sebelum tim Damkar tiba, upaya pemadaman awal telah dilakukan oleh karyawan dan petugas keamanan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta sumber air yang tersedia di dalam gedung. Langkah cepat tersebut dinilai sangat membantu dalam mencegah meluasnya kebakaran.
“Setibanya di lokasi, kami langsung memastikan bahwa sumber api benar-benar padam dan tidak ada potensi penyalaan kembali, terutama karena lokasi berada di area penyimpanan bahan kayu,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan dinyatakan aman, tim Damkar kembali ke markas pada pukul 01.05 WIB. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dan wawancara dengan pihak perusahaan guna mengetahui kronologi serta penyebab pasti kejadian.
Penanganan kebakaran ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Hingga saat ini, pihak perusahaan masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat insiden tersebut. Sementara itu, Damkar mengimbau seluruh pelaku industri untuk rutin melakukan pengecekan peralatan kerja guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.(Riyan /Pimred Cahyospirit)
.jpg)
.jpg)