PENGAJIAN AKBAR DALAM RANGKA HALAL BI HALAL & SANTUNAN ,PAGUYUBAN TIRTO MANUNGGAL ROSO TIRTOMOYO
Tirtomoyo, Wonogiri MR - Paguyuban Tirto Manunggal Roso merupakan perkumpulan para perantau dari Tirtomoyo yang berada di wilayah Jabodetabek dengan Ketua (H. Sutarmin) yang sukses berwiraswasta dengan embrio utama usaha dari pembuatan tahu. Sekarang para perantau dari Tirtomoyo menjadi wiraswasta/pengusaha yang sukses mempunyai ratusan karyawan dan beromset milyaran rupiah dalam satu bulan.
Para perantau yang tergabung dalam Paguyuban Tirto Manunggal Roso dan telah sukses mempunyai agenda rutin setiap tahun untuk berbagi kepada warga masyarakat di Kecamatan Tirtomoyo yang masih memerlukan bantuan (600 paket bantuan fakir miskin & duafa) serta pembangunan rumah layak huni di Desa Sidorejo.
Pada hari Kamis 26 Maret 2026 Paguyuban Tirto Manunggal Roso mengadakan kegiatan Pengajian Akbar dan Pemberian Santunan yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Pertinggen Kelurahan Tirtomoyo. Pengajian Akbar menghadirkan mubaligh kondang KH. Anwar Zahid pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro
Untuk mensukseskan kegiatan tersebut telah dibentuk Panitia Halal Bihalal Keluarga Besar Tirto Manunggal Roso yang beranggotakan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda yang ada di Kecamatan Tirtomoyo dan ditunjuk selaku Ketua Panitia (Aminudin, S.Pd.I), Sekretaris (Ismail, A.Md) dan ada beberapa seksi dalam kepanitiaan. Dengan dibentuk kepanitiaan diharapkan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
Bupati Wonogiri (Setyo Sukarno) mewakili Forkopimda Kabupaten Wonogiri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Paguyuban Tirto Manunggal Roso yang telah sukses berwiraswasta di Jabodetabek selalu memberikan kontribusi baik berupa santunan kepada warga masyarakat yang membutuhkan maupun kontribusi bantuan untuk membangun wilayah di Kecamatan Tirtomoyo. Bupati Wonogiri berharap Paguyuban Tirto Manunggal Roso bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam membangun dan memanjukan Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini membuktikan bahwa para perantau selalu menjalin tali silaturahmi dengan warga di kampung halamannya. Bupati Wonogiri juga menyampaikan program-program baik program dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Beberapa program Pemerintah Kabupaten Wonogiri adalah Pendidikan Gratis, Seragam Gratis, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, IB (kawin sutik) gratis, pembangunan 1000 sumur pantek dan melanjutkan pembangunan dari Pemerintahan sebelumnya.
Ketua Paguyuban Tirto Manunggal Roso (H. Sutarmin) dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan Tirtomoyo, segenap panitia dan warga masyarakat di Kecamatan Tirtomoyo yang telah memfasilitasi kegiatan Paguyuban Tirto Manunggal Roso dalam berbagi dengan masyarakat dan berkomitmen untuk selalu memberikan hal terbaik untuk warga masyarakat Tirtomoyo.
Dipuncak kegiatan Pengajian Akbar dengan mubaligh kondang KH. Anwar Zahid Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro Jawa Timur menyampaikan dakwah terkait hikmah pasca melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, larangan dan anjuran selama menjalankan ibadah puasa serta saling menjaga tali silaturahmi, persatuan dan kesatuan serta sinergitas diantara umaroh, ulama dan umat. Pasca Ramadhan menurut beliau ada 3 semangat golongan masyarakat.
Masyarakat yang semangat syawalan yaitu masyarakat yang mensikapi pasca Ramadhan dengan ajaran yang diajarkan Nabi Muhammad SAW
Masyarakat yang semangat halalbihalal yaitu masyarakat yang mensikapi pasca Ramadhan dengan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku saat ini
Masyarakat yang semangat lebaran yaitu masyarakat yang mensikapi pasca Ramadhan dengan berdasar budaya (kearifan lokal) yang berlaku dalam masyarakat
Diakhir tauziah beliau menekankan dengan memasuki bulan Syawal diharapkan ibadah umat Islam menjadi lebih baik sehingga akan menjadi suri tauladan bagi umat Islam yang lain.(Riyan/Pimpred Cahyospirit)















