Pemberangkatan Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Warga Antusias Ikuti Program
Jakarta MR – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi melepas program mudik gratis tahun 2026 dalam sebuah seremoni meriah yang digelar pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung tradisi mudik masyarakat menjelang hari raya.
Acara pelepasan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Ribuan warga tampak memadati lokasi pemberangkatan, membawa harapan untuk bisa berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi. Suasana semakin meriah dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ketua Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
Dalam pelaksanaan tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan total 744 bus untuk warga jateng lebih dari separo bus sekitar 372 bus khusus ke wonogiri 120 bus dan ke boyolali 50 bus dan seterusnya.
yang akan digunakan untuk arus mudik sekaligus arus balik. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebagai upaya mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis.
Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT.MRT Jakarta, serta pihak swasta turut berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan program dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa program mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan juga wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya.
“Program ini kami hadirkan untuk mendukung terjalinnya silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin pulang ke kampung halaman namun terkendala biaya,” ujar Pramono dalam pidatonya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah ingin memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan keluarga tanpa kekhawatiran.
Untuk tujuan wilayah Jawa Tengah, Paguyuban Jawa Tengah memegang peran penting dalam koordinasi dan pelaksanaan teknis di lapangan. Keterlibatan paguyuban dinilai sangat membantu dalam memastikan distribusi peserta berjalan lancar serta tepat sasaran.
Ketua Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Pramono Anung dan Bapak Wakil Gubernur Rano Karno atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat. Program ini sangat membantu warga, khususnya yang berasal dari Jawa Tengah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program ini, serta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya program mudik gratis ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi, program ini juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi bagian penting dari budaya Indonesia.(Cahyospirit)
























