IPSI Ngadirojo Bagikan 600 Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi Antar Perguruan Silat
Ngadirojo,Wonogiri MR – Suasana kebersamaan dan kekompakan para pesilat terlihat dalam kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama yang digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Ngadirojo pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di wilayah Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Agenda sosial tersebut juga dihadiri unsur Polsek Ngadirojo, Koramil Ngadirojo, serta o GSR, yang turut mendukung terciptanya kegiatan yang penuh kebersamaan dan persaudaraan.
Ketua IPSI Kecamatan Ngadirojo, Umaryanto, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarperguruan pencak silat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan di kalangan para pesilat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun silaturahmi antarperguruan pencak silat di Ngadirojo agar selalu rukun, damai, dan mampu menciptakan prestasi,” ujar Umaryanto.
Kegiatan diikuti oleh lebih dari 200 pesilat yang berasal dari berbagai perguruan pencak silat di Kecamatan Ngadirojo. Mereka berkumpul di Kantor Kecamatan Ngadirojo sebagai titik awal kegiatan sebelum bergerak bersama menuju lokasi pembagian takjil.
Dari kantor kecamatan, para peserta kemudian berjalan kaki menuju kawasan lampu merah Ngadirojo, tepatnya di depan Tunggal Dara, yang menjadi lokasi pembagian takjil kepada masyarakat. Sepanjang perjalanan, para pesilat berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Di lokasi tersebut, para pesilat bersama anggota Polsek, Koramil, dan GSR membagikan sekitar 600 paket takjil kepada para pengendara yang melintas. Pengendara sepeda motor, mobil, hingga masyarakat sekitar tampak antusias menerima takjil yang dibagikan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi simbol persatuan antarperguruan pencak silat yang ada di Ngadirojo.
Setelah seluruh takjil dibagikan, para peserta kembali berjalan menuju Kantor Kecamatan Ngadirojo untuk melanjutkan kegiatan berikutnya, yakni buka puasa bersama. Dalam suasana yang penuh keakraban, para pesilat dari berbagai perguruan duduk bersama menikmati hidangan berbuka.
Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan dialog dan silaturahmi antarperguruan pencak silat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi, membangun kebersamaan, serta menjaga kondusivitas antarperguruan yang selama ini telah terjalin dengan baik di wilayah Ngadirojo.
Menurut Umaryanto, kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga persatuan di antara para pesilat sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa pencak silat tidak hanya tentang bela diri, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedamaian, dan kepedulian sosial.
( Motivasi Cahyospirit untuk pelajar, mahasiswa dan Karyawan/Umum)“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat di Ngadirojo,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, IPSI Ngadirojo berharap para pesilat dapat terus menjaga kerukunan, menjadi teladan di masyarakat, serta mampu meraih prestasi baik di tingkat daerah maupun nasional.(Cahyospirit)
Berita ini juga bisa ditonton di Mediarakyat TV YouTube channel
























